Tuesday , June 19 2018
Home / Nasional / Pendidikan Politik Dan Pemberdayaan Ekonomi Kaum Perempuan

Pendidikan Politik Dan Pemberdayaan Ekonomi Kaum Perempuan

Kabarkite.com, Palembang (8/3) – Peringatan Internasional Women Day (IWD)  pada tanggal 8 Maret diharapkan bukan hanya momentum semata namun harus lebih pada tingkatan aplikatif agar perempuan bisa mencapai kemajuanya baik dalam bidamg politik,  ekonomi, sosial budaya. Hal ini diungkapkan oleh Hernoe Roesprijadji wakil Ketua PWNU Sumsel saat diwawancarai Rabu (8/3/2017).

Secara historis, peringatan IWD merupakan perjuangan yang memiliki arti penting karna dalam konteks pembangunan sebuah bangsa haruslah memperhatikan perempuan.  
Soekarno dalam Buku Sarinah menjelaskan bahwa perjuangan sebuah bangsa akan berhasil bila mengerti soal hak – hak perempuan makna dalam hal ini adalah menempatkan perempuan sebagai satu kesatuan dalam pembangunan. 

“Saat ini dalam era pertarungan global tentu saja peranan kaum perempuan sebagai prasyarat penting dalam memajukan suatu daerah. Misal dalam hak berpolitik cendrung UU Pemilu hanya sedikit memberikan peluang bagi perempuan yaitu hanya kouta 30 persen. Kedua,  tingginya angka kekerasan terhadap perempuan menjadi momok yang menakutkan data dari Women’s crisis center tahun 2016 di Palembamg terjadi 202 kasus kekerasan meliputi 75 kasus pemerkosan,  KDRT 67 kasus,  dan kekerasan Dalam Pacaran (KDP) 32 kasus,  4 kasus perdagangan perempuan dan 24 kasus dengan motif lainya.  Ketiga,  lemahnya program pembinan ekonomi di kalangan perempuan sehingga ketahanan ekonomi yang semestinya dapat menopang kesejahteran keluarga menjadi terhambat. 

Hernoe menjelaskan untuk memutus mata rantai problem tersebut maka ada beberapa hal yang dilakukan yaitu dengan membuka ruang diskusi dan pendidikan politik bagi perempuan baik itu lintas organisasi,  lintas profesi sehingga pemahaman hak – hak perempuan dapat disampaikan dengan baik dan juga membuat perempuan bisa maju. 

Selanjutnya, menjadikan kaum perempuan sebagai bagian dalam kerja kesejahteran yaitu dengan kegiatan berproduksi sesuai dengan  teritori dan potensi ekonomi wilayah masing.  Kegiatan ekonomi produktif dalam wadah koperasi ini menjadi langkah solutif bagi perempuan untuk berkreasi.(fuad)

About Alhafizu Fizu

Check Also

Laskar Desa Sumsel Tegas Mendukung Jokowi-Cakimin

Kabarkite.com, Palembang (25/2) – Terkait dengan keputusan DPP PDIP yang mencalonkan kembali Bpk. Joko Widodo …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: