8 Titik Jalan Provinsi Longsor

by -605 Views
by

image

Foto : Salah satu titik longsor di Desa Talang Padang Kab.Empatlawang.

KABARkite.com-Empatlawang (18/3), Jalan Provinsi yang menghubungkan Tebing Tinggi-Talang Padang, longsor, Selasa (18/3) dini hari. Tidak tanggung-tanggung, longsor kali ini terjadi di 8 titik ruas jalan Provinsi tersebut. Dari 8 titik yang longsor tersebut, 4 titik diantaranya mengalami longsor cukup parah. Warga sekitarpun bahu membahu membersihkan longsor yang didominasi tanah liat bercampur kayu, dengan peralatan seadanya, sebelum alat berat dari Pemkab Empat Lawang tiba di lokasi longsor.

Diduga, terjadinya longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Tebing Tinggi dan Talang Padang Senin malam hingga Selasa dini hari. Akibat banyaknya tanah longsor yang menutupi ruas jalan, membuat kemacetan yang cukup panjang di sekitar lokasi longsor. Pengendara pun harus ekstra hati-hati, saat melintasi lokasi longsor. Sebab, sisa tana longsor masih sangat licin dan membahayakan pengguna jalan.

Iwan (40) salah satu warga desa Remantai mengatakan, tanah longsor ini diakibatkan hujan pada Senin malam yang sangat deras yang mengguyuri desanya. Mengakibatkan jalan yang ada di desanya tersebut rata dengan tanah dan susah untuk dilaluinya.

“Kami berinisiatif dengan warga yang lain untuk membersihkan jalan dengan cara manual, agar para pengendara dapat melintasi jalan ini,” ungkap Iwan.

Dia menerangkan, sebelum dibersihkan secara bergotong royong, jalan ini tidak bisa dilintasi baik itu kendaraan roda dua ataupun kendaraan roda empat, karena kondisi jalannya licin dan juga tanah yang menutupi jalan sangat tebal.

“Untunglah warga disini mau melakukan pembersihan jalan secara manual, agar jalan tersebut bisa dilewati,” terang Iwan.

Lanjut Iwan, disini memang rawan longsor karena bukan yang pertama kejadian ini, semestinya ada upaya dari pihak pemerintah agar melakukan tindakan untuk mensiasati maalah sseperti ini.

“Kami sangat berharap, agar pemerintah berupaya dalam mengatasi longsor ini, takutnya akan mengakibatkan korban jiwa,” imbuhnya.

Sementara itu, kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU-BM) Ir H Fauzi melalui Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Hamzah Fari menjelaskan,
setelah mengetahui informasi tanah longsor, pihaknya langsung turun ke lapangan dan membawa alat berat untuk membersihkan tanah longsor dimaksud.

“Sudah kita selesaikan, menurunkan alat berat di lapangan, sementara tanah longsor itu terjadi pada 8 titik lokasi. 4 lokasi diantaranya cukup parah dan memerlukan kerja ekstra untuk membersihkannya,” kata Hamzah.

Kendati demikian, pihaknya juga akan melaporkan kejadian itu kepada pemerintah provinsi Sumsel. Maklum, jalan yang lokasinya terjadi tanah longsor dimaksud merupakan jalan provinsi.

“Nanti kita sampaikan kepada pemerintah provinsi Sumsel, melalui Dinas PU BM. Karena itu jalan milik provinsi,” pungkas Hamza.(Tono)