Jalan Belum Dialihkan, Menteri Tak Kasih Ijin Landing

by -813 Views
by

image

Foto : Pesawat Maskapai Aviastar di bandara Silampari (foto -instagram).

Kabarkite.com – Lubuklinggau (19/5), Rencana pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk menambah jam terbang dan dua unit pesawat Rute Lubuklinggau -Jakarta dan Sebaliknya kini menjadi terlambat, pasalnya menteri perhubungan tidak akan memberikan ijin landing sebelum pengalihan jalan di buka.

Hal itu diungkapkan Ari Narsa Kepala Dinas Perhubungan (Dishubkominfo) Kabupaten menjelaskan bahwa hingga saat ini seluruh persiapan untuk menyambut dua pesawat yakni pesawat Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air sudah siap hanya saja satu permasalahanĀ  jalan penerbangan yang saat ini masih di lalui masyarakat belum dialihkan kejalan lain oleh pemerintah Kota.

“Seluruh persiapan sudah siap mulai dari bandara, ruang tunggu pengunjung dan petugasnya tinggal lagi penutupan jalan bandara yang saat ini masih digunakan masyarakat untuk menjalakan kegiatan sehari-hari karena pemerintah Kota Lubuklinggau belum membuka jalan baru untuk pengalihan pengendara yang melintas,” ungkapnya.

Ia berharap agar pemerintah Kota Lubuklinggau untuk segera menyelesaikan pengalihan jalan yang saat ini menjadi gendala terhadap kedatangan pesawat baru ini.

“Kenapa kita berharap pemerintah Kota Lubuklinggau untuk segera membuka jalan baru karena kawasan tempat bandara tersebut masuk di kawasan Lubuklinggau, sehingga yang berhak membuka pengalihan jalan itu adalah pemerintah Kota Lubuklinggau,”tegasnya.

Ia juga mengakui bahwa saat ini pihak pemerintah Kabupaten Musi Rawas secara terus menerus berkoordinasi dengan pemerintah Kota Lubuklinggau untuk sesegera mungkin menyelesaikan pembangunan jalan yang nantinya bisa digunakan untuk pengalihan para pengguna jaln bandara selama ini.

“Oleh sebab ituĀ  jika masyarakat sudah tidak melintas lagi di Jalan Bandara dan sudah memiliki jalan baru untuk melakukan aktifitas maka penerbangan akan dilakukan dan jam penerbengan akan bertambah karena penambahan pesawat,”ujarnya.

Kalau Jalan sudah berajalan maksimal memang benar-benar sudah tidak ada masalah lagi barulah dua pesawat ini berada di Kota Lubuklinggau dan bisa melakukan penerbangan serta lending di Lubuklinggau.

“Kemungkin penerbangannya jika sudah maksimal jalannya akan bertambah mungkin setiap hari akn ada yang terbang Lubuklinggau jakartaa ataupun sebaliknya jakarta Lubuklinggau dengan harga tiket yang menasional yakni Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu,”katanya.(Jonif)