Foto : Tampak Sekertaris PMI, M.Sihotang melakukan pengambilan darah salah seorang pasien yang melakukan donor darah, Senin (19/5).
Kabarkite.com – Lubuklinggau (20/5), Pendonor darah di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas saat ini dinilai kurang diminati kaum muda terutama yang usianya 30 tahun kebawah.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Palang Merah Indonesi (PMI) M, Sihotang, hari Senin (19/5) kemarin di lokasi kegiatan Donor Darah yang digelar salah satu operator seluler di kota Lubuklinggau.
Sihotang Menjelaskan bahwa saat ini kaum muda dinilai kurang rasa pedulinya untuk melakukan donor darah ke PMI padahal darah kaum muda sangatlah bermanfaat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kita sangat menyayangkan dengan kaum muda terutama yang memiliki usai 30 tahun kebawah karena selama ini yang melakukan donor darah hanyalah umur 30 tahun keatas,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan pihaknya berani mengatakan hal tersebut karena dari hasil pendataan setiap bulannya sejak 2013 hingga saat ini kaum muda itu akan melakukan donor darah ketika sedang mengadakan acara, kemudian melakukan donor darahpun banyak yang terpaksa.
“Kaum muda ini akan melakukan donor ketika sedang terhimpit, yang artinya pemuda tersebut akan melakukan donor darah ketika keluarganya sangat membutuhkan darah, nah dari itulah kaum muda tersebut akan melakukan doroh darah ke PMI,”ujarnya.
Oleh sebab itu dirinya sangat berharap kepada kaum muda untuk lebih meningkatkan rasa peduli terhadap sesama terutama dalam melakukan donor darah.
“Saat ini masyarakat yang membutuhkan darah di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas sangatlah banyak bahkan dalam setiap harinya bisa lima hingga enam orang yang datang ke PMI untuk meminta darah,” tegasnya.(Jonif)

