Keluarga H.M Rabain Kunjungi RSUD

by -624 Views
by

image

Foto : Keluarga  HM Rabain saat berpose bersama Bupati Muaraenim,Senin (26/5).

#Bersilaturahmi dengan Karyawan RS#

Kabarkite.com – Muaraenim (27/5), Keluarga besar almarhum dr HM Rabain Muaraenim Mendiang yang namanya di abadikan oleh Pemkab dalam satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terbesar di Muaraenim ini dengan nama RSUD Dr HM Rabain  melakukan silaturahmi dengan keluarga besar karyawan RSUD dr HM Rabain Muaraenim, di aula RSUD dr HM Rabain Muaraenim.

Drs H Mirhan Mukti MM perwakilan keluarga besar almarhum H Muhamad Djukri bin alm dr HM Rabain,  mengatakan  kedatangan mereka adalah untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar karyawan RSUD dr HM Rabain Muaraenim dan Pemkab Muaraenim. Sebab sebagai salah satu zuriat almarhum dr HM Rabain Muaraenim, dirinya merasa bangga dan senang dengan diabadikannya nama kakek dan eyang mereka oleh Pemkab Muaraenim di rumah sakit milik Pemkab Muaraenim. Dan kedepan, ia berharap RSUD dr HM Rabain Muaraenim, terus maju dan pelayanannya meningkat sehingga benar-benar menjadi Rumah Sakit rujukan daerah lain serta kebanggaan masyarakat Muaraenim.
“Anak, cucu dan cicit alm dr HM Rabain Muaraenim, cukup banyak dan tersebar di mana-mana. Jadi kami berupaya dahulu dari salah satu anaknya yakni alm H Muhamad Djukri,” ujar Mirhan yang merupakan mantan Sekda Babel ini.

Dari silsilah dan zuriatnya, lanjut Mirhan, alm dr HM Rabain mempunyai 10 orang anak. Dan salah satunya adalah alm H Muhamad Djukri yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian pertama di Kabupaten Muaraenim pda tahun 1951. Alm dr HM Rabain Muaraenim, dimakamkan di Desa Sugihwaras, Kecamatan Tanjung Agung, Muaraenim.

Sekda Muaraenim H Taufik Rahman didampingi Direktur RSUD Dr HM Rabain Muaraenim dr H Suwandi Safitra, mengatakan, RSU Muaraenim pertama kali didirikan pada tahun 1968 di kelurahan Tungkal, Muaraenim dengan type D. Kemudian pada tahun 2002, lokasi RSU pindah ke kelurahan Pasar II Muaraenim, karena dilokasi lama pernah kebanjiran. Dilokasi baru, RSU Muaraenim berubah nama menjadi RSUD Dr HM Rabain Muaraenim type C plus. Saat ini RSUD dr HM Rabain Muaraenim sedang berjuang menjadi Rumah Sakit type B.

Suwandi, menambahkan  RSUD dr HM Rabain Muaraenim, sudah mempunyai 14 jenis macam spesialis. Kemudian sedang melakukan pembangunan gedung lima lantai khusus rawat inap kelas III sebanyak 150 kamar, penambahan kamar operasi bedah dua unit, pengembangan rawat darurat, dan penyediaan rumah singgah keluarga pasien. Ujarnya.

Sementara itu Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar,  pihaknya sangat senang atas kunjungan salah satu zuriat alm dr HM Rabain Muaraenim ini, setidaknya ada rasa memiliki, kepedulian dan kecintaan mereka terhadap Kabupaten Muaraenim, dengan diabadikannya nama ayah, kakek atau eyang mereka di rumah sakit Muaraenim.
Dan kita menamakan rumah sakit tersebut dengan dr HM Rabain Muaraenim, juga sebagai penghargaan dan pemberi motivasi kepada masyarakat Muaraenim, bahwa jauh sebelum kemerdekaan, yaitu 1931  orang Muaraenim sudah ada yang pintar dan menjadi dokter. tukas Muzakir.(Jazzi)