Kisruh Parkir Seret Nama Wali Kota, Aktivis Desak Kadishub Lubuklinggau Dicopot!

by -1210 Views

LUBUKLINGGAU, KABARKITE.COM — Kegaduhan terkait polemik pengelolaan lahan parkir di Kota Lubuklinggau yang berujung pada aksi saling lapor antara Dinas Perhubungan (Dishub) dan Bambang terus memantik reaksi publik. Kali ini, sorotan tajam datang dari aktivis muda sekaligus penggiat anti-korupsi Kota Lubuklinggau, Habibi Frakas.

Menyikapi kesiapan Bambang untuk menempuh jalur hukum dan melaporkan balik pihak Dishub, Habibi menilai langkah hukum yang diambil oleh pihak kedinasan terkesan berlebihan.

Menurut Habibi, akar masalah ini bermula dari karut-marut pengelolaan parkir yang diduga melibatkan atau dikaitkan dengan keluarga orang nomor satu di Kota Lubuklinggau. Ia menilai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Lubuklinggau, Hendra Gunawan, tidak becus dalam menjalankan roda organisasi dan menyelesaikan persoalan di lapangan.

Bawa Nama Wali Kota, Kadishub Dinilai Kurang Pantas

Habibi menyayangkan polemik ini harus melebar hingga ke ranah hukum pidana. Terlebih, isu yang berkembang di masyarakat sudah mulai menyeret nama baik Wali Kota Lubuklinggau.

“Kisruh saling lapor dengan saudara Bambang, apa lagi persoalan parkir ini, kurang pantas. Apa lagi sampai membawa nama baik orang nomor satu di Kota Lubuklinggau,” tegas Habibi Frakas kepada awak media.

Ia menganggap perselisihan ini mencerminkan ketidakmampuan instansi terkait dalam mengelola komunikasi publik dan menyelesaikan dinamika persoalan daerah secara bijak.

Desak Wali Kota Segera Lakukan Evaluasi dan Copot Jabatan

Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, penggiat anti-korupsi ini meminta Wali Kota Lubuklinggau untuk mengambil tindakan tegas terhadap jajarannya. Ia mendesak agar Hendra Gunawan segera dicopot dari jabatannya sebagai Kadishub.

“Kami minta Wali Kota copot Kadishub, ganti dengan yang lebih layak,” pungkas Habibi dengan nada mendesak.

Hingga berita ini diturunkan, perselisihan antara pihak Bambang dan Dishub Lubuklinggau masih bergulir di tahap Laporan Informasi (LI) Polres Lubuklinggau, sementara desakan evaluasi terhadap kinerja internal Dishub kian menguat dari berbagai elemen masyarakat. (Red)