Foto : Hidran Umum di desa Penyandingan yang telah berjalan dengan baik.
Kabarkite.com – Muaraenim (15/5), Program Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) Desa Penyandingan Semende Darat Laut SDL Kabupaten Muaraenim tahun 2013 lalu seluruhnya telah terealisasi didesa setempat dengan penyebaran 11 titik Hidran Umum (HU) disepanjang desa penyandingan
Ketua Kelompok Keswadayaan Masyarakat KKM Buluh Kapur desa Penyandingan Rohan didampingi bendahara, Limson sejak selesai maret lalu air bersih sudah bisa dialirkan ke rumah warga dengan menggunakan selang, Saat ini utk suplai air ke rumah-rumah baru mencapai sepuluh rumah dari rencana 25 rumah jadi bisa menambah selang untuk sementara ini nanti setelah berjalan baru kita sempurnakan. Urainya, Rabu (14/5)
Sedangkan Ketua BPSPAM KKM Buluh Kapur.Amni didampingi Sekrearis Sukman, dan bendahara Refson saat ini. Kami telah melakukan penarikan Iuran Rp 3000 per bulai sejak 1 April. Dengan pola penagihan sistem triiwulan. April -Juni dari data yang ada bahwa sudah tercover sebanyak 100 rumah. Kdedepan kita melakukan rapat warga untuk menentukan penyempurnaan dari sarana yang ada.
PPK Program Pamsimas. Hj Elly Yuliar. Pamsimas adalah Program pusat yang berakses kepada Penyediaan Air minum dan sanitasi berbasis masyarakat. Ditahun 2013 ini ada 35 desa di. Kabupaten Muaraenim dan salah satunya ada didesa penyandingan.
Adanya unsur incash (dana masyarakat) dalam program ini diharapkan agar masyarakat dapat dan punya rasa memiliki dengan sarana yang ada , selanjutnya pada saat berjalan ada unsur BPSPAM yang ditugaskan untuk memelihara dan mengambil iuran yang bertujuan untuk mengembangkan sarana yang ada, namun jika dari serapan dana tersebut tiidak mencukupi maka dari Dinas PU Cipta Karya akan mengusulkan program tambahan untuk pengembangan papar Elly .
Dikatakan Elly bahwa program ini tidak hanya bertahan selama satu tahun namun ini adalah program yang intinya akan bermanfaat selamanya bagi masyarakat didesa ini dengan catatan tetap dipelihara dan dikelolah oleh Anggota BPSPAM.
Disamping air minum program ini terkait dengan sanitasi yang mengajak masyarakat untuk berprilaku pola hidup bersih sehat, seperti ketersediaan WC ditiap-tiap rumah, membuat CTPS dan sanitasi disekolah jelasnya
Sementara Hendrawansyah. Koordinator Kabupaten juga menambahkan bahwa membangun itu mudah namun memelihara yang sulit. Adanya BPSPAM yang telah memelihara program diharapkan adanya pengembangan dalam program ini untuk kemudian hari.
Di Kabupaten Muaraenim telah terbentuk Asosiasi Yang merupakan perkumpulan dari tujuan yang sama yang anggotanya adalah seluruh anggota BPSPAM yang ada di masing-masing Desa Kecamayan yang ada program Pamsimas
Wadah inilah yang nantinya akan dipakai untuk berkoordinasi dalam upaya langkah langkah pengembangan sarana yang ada didesa masing masing jelas Hendra.
“Disamping itu nantinya ada fasilitaor berkelanjutan yang akan membantu suksesnya program ini”.
Ditambahkan Hendra setelah melakukan pengecekan dilapangan ditemui banyak selang yang berseliweran di seputar HU. Hal ini menurutnya kurang baik dari segi tata ruangnya. Nantinya diharapkan ada sebentuk pipa bayang yang akan disalurkan ditiap rumah sehingga terlihat rapi..
Kepala Desa Penyandingan Kecamatan SDL. M Hadi Brata. Keinginan masyarakat untuk mendapatkan air bersih walau setapak demi setapak sudah mulai terasa manfaatnya
Namun dalam penerapan masin ada sedikit kendala dilapangan yaitu masih kurang rapinya selang-distribusi air dan belum seluruhnya dapat pembagian air bersih ini, namun untuk pengembangan tetap akan diupayakan oleh BPSPAM.
Upaya penambahan tentu kami selaku Pemerintah desa berharap program ini akan ada reward berupa HIK atau HID yang bisa diusulkan melalui Fasilitaor dan Satker pada Dinas PU Cipta Karya Muaraenim. Jelas Hadi
Selanjutnya Tim Monitoring dan evaluasi menuju desa Pagar Agung Kecamatan SDL Yang merupakan desa Reflikasi yaitu desa yang megadopsi program Nasinal dengan dukungan biaya penuh dari Pemkab Muaraenim.
Kepala desa Pagar Agung.Sahili Mengatakan bahwa didesanya terdapat 14 titik HU Air bersih program Pamsimas dan dibagi dua dusun yang dalam pendistribusian air terkendala masalah pipa paralon,
Selanjutnya ada persoalan masalah SPAL yang mana pembuangan jatuh ke siring yang belum permanen sehingga dapat menyebabkan longsor. Diharapkan nanti akan ada usulan desa yang sudah kami siapkan untuk di tujukan kepada Bupati melalui Dinas PU Cipta karya jelas. Sahili. (Jazzi)
