Dituduh PKI, Yulianto Lapor Polisi

by -652 Views
by

image

*Ilustrasi

Kabarkite.com – Muaraenim (8/5), Tidak senang dituding dengan sebutan  PKI, Yulianto Pawit (42) karyawan PT Medco EP, melaporkan Muslim (38) warga Desa Aur Duri, kecamatan Rambang dangku ke Mapolres Muaraenim.

Menurut Yulianto, pengaduan tersebut berawal dari adanya tuntutan Muslim Cs kepada PT Medco, atas pembangunan jembatan Sungai Besar oleh PT Medco di wilayah Desa Aur Duri, Kecamatan Rambang Dangku, Muaraenim. Padahal sebelumnya jembatan tersebut dibangun atas permintaan masyarakat Aur Duri sendiri.

Lalu sekitar bulan September 2013, lanjut Julianto, tiba-tiba Muslim Cs menyalahkan PT Medco yang telah membangun jembatan Sungai Air Besar. Karena akibat  adanya pembangunan jembatan tersebut diduga telah menyebabkan terendamnya 25 hektar yang dimiliki oleh sembilan warga.

Atas laporan tersebut, lalu tim BLH dan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Muaraenim, melakukan pengecekan ke lapangan, ternyata lahan yang tergenang tersebut berjarak sekitar tiga kilomter dari hulu jembatan. Sedangkan air yang mengalir di Sungair Air Besar yang melintasi jembatan yang dibuat oleh PT Medco, mengalir lancar tidak ada hambatan. Lalu kemudian dilakukan pembuatan berita acara inventarisasi lahan tersebut. Kemudian terjadilah perdebatan, karena pihak Muslim CS, terus mendesak PT Medco untuk segera membayar ganti rugi. Tetapi keinginan tersebut belum bisa dikabulkan karena pihaknya harus melapor dahulu ke management dan pimpinan serta SKK Migas. Mendengar hal tersebut, ternyata membuat Muslim tidak setuju dan langsung menunjuk dirinya didepan umum bahwa dirinya adalah seorang PKI.

Atas tudingan tersebut ia merasa tidak senang, dan merasa namanya telah dicemarkan yang akhirnya melapor ke Polres Muaraenim.

Ketika dikonfirmasi  Muslim (terlapor) menyangkal jika dirinya pernah mengatakan pelapor (Yulianto), sebagai seorang PKI. Yang benar adalah, ia memprotes cara-cara yang digunakan pelapor seperti mengadu domba antar masyarakat itu sama saja seperti cara-cara politik PKI. Dan ketika ditanya apakah ia sudah diperiksa, Muslim, juga membenarkan sudah diperiksa di Mapolres Muaraenim.
“Untuk lebih jelasnya bisa nanti ditanyakan langsung dengan pengacara saya,” tukas Muslim. (8/5)

Sementara itu ketika dikonfirmasi ke Kapolres Muaraenim AKBP Mohamad Aris, melalui Kasatreskrim AKP Eryadi didampingi Kanit Pidum Ipda Acep.
membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, pihaknya sudah memeriksa terlapor, setelah itu baru akan memeriksa saksi-saksi. “Kita sudah Memeriksa terlapor”  ujar Eryadi.(Jazzi)