*Ilustrasi
Kabarkite.com – Lubuklinggau (19/5), Jengkol mungkin tidak asing lagi dimata masyarakat, buah yang biasa digunakan untuk membuat sambel dan lalapan ini kini harga tembus hingga mencampai Rp 50 ribu perkilo.
Hal itu diungkapkan Leni (40) salah seorang pedagang jengkol di Pasar Inpres Lubuklinggau menjelaskan sejak dua minggu yang lalu harga buah jengkol di Kota Lubuklinggau sudah tembus mencapai Rp 50 ribu perkilo dimana sebelumnya hanya Rp 15 ribu perkilo gramnya.
“Kami para pedagang saat ini tidak lagi berani menyetok banyak-banyak jengkol karena harganya sudah melonjak tinggi mencapai Rp 50 ribu perkilo, kenaikan harga jengkol tersebut karena disebabkan mulai langkanya jengkol sehingga sulit mendapatkanya,”ungkapnya.
Dengan naiknya harga jengkol dan sulit mendapatkan stok jengkol membuat pihaknya beralih ke dagangan lain yakni berdagang sayur-sayuran yang harganya lebih murah serta cara mendapatkan barang tersebut lebih cepat.
“Sayakan selama ini hanya berjualan jengkol saja dan tidak jualan yang lainnya, karen harga jengkol murah serta mendapatnya juga gampang, tapi sekarang saya sudah tidak berjualan jengkol lagi karena modal tidak cukup untuk menyetok dan barang yang didapatkan juga susah,”ungkapnya.
Hal serupa dirasakan Yuni (56) salah seorang pengoper jengkol asal Kabupaten Musi Rawas ke Pasar Satelit Lubuklinggau pihaknya menjelaskan saat ini dirinya susah mendapatkan jengkol di wilayah Kabupaten Musi Rawas sehingga pihaknya saat ini tidak lagi mengoper jengkol ke seluruh pedagang.
“Kalau selama inikan para pedagang dipasar ini mengambil jengkol ditempat saya dengan cara mengebon dahulu, tapi sekarang saya tidak berani kasi bon lagi karena harga untuk mendapatkan jengkol sudah tidak mencukupi modal yang saat ini ia miliki,” katanya.
Oleh sebab itu saat ini dirinya berharap kepada pemerintah Kota Lubuklinggau untuk segera mencari solusi terkait langka-nya jengkol di Lubuklinggau sehingga harga jengkol di Lubuklinggau ini menjadi lebih tinggi.
“Kita berharap kepada pemerintah Kota Lubuklinggau terutama Dinas Perdagangan untuk segera mencari solusi terkait dengan naiknya harga jengkol dan sulitnya mendapatkan buah jengkol,”Harapnya.
Sementara itu Hj. Parida Kepada Dinas Perdagangan Kota Lubuklinggau saat dihubungi melalui via telpon lebih dari tiga kali tidak tersambung-sambung sehingga tim Kabarkite.com sulit mencari informasi terkait melonjaknya harga jengkol di pasaran Kota Lubuklinggau.(Jonif)
