Foto : Akses jalan belando alias jalan poros desa penghubung 4 desa di kecamatan Ulu Rawas yang rusak parah,Rabu (14/5).
Kabarkite.com – Muratara (14/5), Akses jalan poros desa merupakan peninggal pada zaman Belanda yang menghubungkan empat Desa diwilayah Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara yakni Pulau Kidak, Jangkat, Pangkalan dan Muara Kulam hingga kini tak kunjung diperbaiki.
Pantauan team Kabarkite.com, akses jalan Belanda tersebut dengan lebar sekitar 6 meter dengan kondisi jalan berupa tanah bahkan berlumpur sehingga membuat para pengendara baik roda dua maupun roda empat terganggu bahkan kerusakan jalan tersebut membuat perekonomian masyakat disekitar lumpuh.
Kholid (28), warga Desa Muara Kulam menyebutkan sekitar 6 km akses jalan dari Desa Jangkat ke Desa Muara Kulam Kecamatan Ulu Rawas rusak parah. Sebagian besar jalan berlubang serta berlumpur bahkan licin bila diguyur hujan. Sebaliknya, dimusim kemarau jalan banyak debu dan dikhawatirkan menganggu kesehatan.
“Dijalan rusak tersebut sering dimanfaat-kan para perampok untuk beraksi ketika para pengendara melintasi khusunya kendaraan roda dua bahkan kendaraan roda 4 juga.” Kata Holid saat dihubungi melalui via telepon.
Menurutnya, masyarakat berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara untuk segera merealisasikan perbaikan akses jalan tersebut. Sebab, rusaknya akses jalan sudah terjadi puluhan tahun hingga membuat jangka waktu tempuh makin lama.
“Seperti akses jalan dari Desa Pulau Kidak tembus ke Kecamatan Ulu Rawas harus memakan waktu sekitar satu jam lebih,” ujarnya.
Sama halnya dikatakan Ahmad (34), warga Desa Pulau Kidak. Rusaknya akses jalan menghambat perekonomian warga didesanya. Sebab, banyak pedagang tidak berani masuk lantaran buruknya akses jalan dan tidak ada jaminan keamanan. Tak urung, banyak warga memilih belanja keluar dengan resiko kendaraan kotor serta harus berjibaku dengan lumpur.
“Perekonomian terganggu, kita belanja harus keluar dari desa karena pedagang tidak berani masuk. Kalaupun kita keluar desa, harus ekstra hati-hati disamping kondisi jalan rusak dan berlumpur, juga rawan tindak perampokan,” pungkasnya. (Zon)
