Kadis PMPTSP Minta Korban Lapor Polisi, Terkait “Transfer Rp 30 Juta”

by -5 Views
Terkini

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu berkoordinasi dengan Polres Lubuklinggau terkait pencatutan namanya oleh oknum yang meminta sejumlah uang kepada pelaku usaha bermasalah perizinan.

” Kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi, setiap kita selesai Sidak ke pelaku usaha, pasti ada laporan pelaku usaha dihubungi orang yang ngaku-ngaku saya minta uang, terakhir kemarin katanya PT Buraq sudah mentransfer Rp 30 juta, dan berulang kali saya sampaikan ke pelaku usaha hati-hati kalau ada yang ngaku-nhaku saya,”terang Aan sapaan Hendra Gunawan.

” Sebaiknya korban melapor ke polisi, saya kemarin sudah berkoordinasi dengan Satreskrim agar diselidiki, dan hasil pengecekan menurut reskrim pelaku ini sindikat penipuan, yang masih kita selidiki dari mana mereka tahu kegiatan kita dan darimana pelaku ini mendapat nomor korban,hasil pengecekan GPS nomor teleponnya terakhir Aktif di Makasar,”tegas Aan.

Sejauh ini, sudah dua pelaku usaha yang ditipu yakni We Hotel dan PT Buraq dan satu pelaku usaha nyari sama yaitu Mitsubishi Motor, beruntung saat dihubungi oleh oknum yang mencatut nama Aan tersebut managernya langsung menghubungi nomor telepon Aan, karena curiga suara oknum tersebut berbeda dengan suara Aan.

” Modusnya sama, setiap selesai kami Sidak, dan terekspose ke Media massa dan media sosial, kemudian oknum ini menghubungi pelaku usaha yang kami Sidak ngakunya saya, dan pelaku usaha tanpa mikir panjang menstransfer uang yang diminta,”kata Aan.

Seharusnya, kata Aan, pelaku usaha mencari kebenaran terlebih dahulu, apalagi dirinya selalu menyampaikan bahwa pembuatan izin itu tanpa biaya, kecuali biaya resmi seperti pajak dan retribusi , bahkan kalau ada petugasnya meminta sejumlah uang akan ditindak tegas.

” Seharusnya juga siapapun orang perizinan yang meminta uang ke pelaku usaha dan mungkin menjanjikan kemudahan izin jangan diberikan uangnya, karena itu bagian dari suap/sogok, urus saja perizinanya ke kantor, tidak ada biaya dan tidak ada yang menghambat, ketika berkas mereka lengkap pasti saya terbitkan izinnya,”terangnya.

Kejadian ini bisa menjadi peringaran bagi pelaku usaha agar lebih berhati-hati terhadap modus penipuan seperti kasus tersebut.

” Kalau pelaku usaha itu berkasnya lengkap jangan takut, pasti kami keluarkan izinnya, tidak usah dituruti siapapun yang mengatasnamakan perizinan,”pungkasnya.