Komunitas Mancing Ikan Resah, Harus Tindak Tegas Penyetrum Ikan

by -7 Views

Kabarkite.com, Musirawas – Semakin maraknya aksi penyetruman dan meracun ikan di perairan sungai Lakitan Kabupaten Musirawas membuat resah dan marah masyarakat khususnya komunitas pencinta Mancing Ikan.

Hijrah Alam Bintoro, Tokoh pemuda Megang Sakti saat ditemui redaksi Kabarkite.com, Minggu (27/6) mengatakan bahwa menangkap ikan dengan cara menyetrum, meracun (memutas) dengan zat kimia, ngebung dan lainnya. Jelas melanggar aturan undang-undang dan ada sanksi pidana.

“Kami sangat konsisten dalam menjaga biota diperairan sungai dan kami akan bertindak sendiri jika tidak ada ketegasan dari pihak berwajib untuk menangani permasalahan ini”, Kata Hijrah Alam Bintoro selaku Ketua Panitia Lomba Mancing Rame-rame.

Menurutnya dengan cara menyentrum ataupun alat tangkap terlarang lainya yang digunakan menangkap ikan. Kami tegaskan itu tidak boleh. Silakan, mencari ikan sebanyak-banyaknya dengan cara yang benar. Jangan sampai melanggar hukum dan di proses aparat penegak hukum, tegas Bintoro yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPKC) Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) Kecamatan Megang Sakti dan Wakil Sekretaris DPC PKB Kabupaten Musirawas.

Saat ini masih ada desa-desa terdapat oknum yang melakukan menangkap ikan dengan cara yang tidak benar yaitu menyetrum, meracun dengan zat kimia ataupun lainnya saat menangkap ikan, sangat merusak biota air seperti ikan, udang dan lain-lain.

“Kami sangat menyayangkan bahwa aksi penyetruman dan meracun itu memusnahkan bibit-bibit ikan yang kecil. Sehingga, populasi biota air yang adan terus menurun. Belum banyak yang ditindak oleh aparat penegak hukum. Jadi, kami mewakili komunitas pecinta mancing meminta sekali lagi kepada aparatur penegak hukum untuk menindak tegas tanpa pandang bulu, jangan ada lagi penyetruman atau meracun di perairan sungai Musi dan Lakitan.”, ujar Bintoro.

Sementara itu, Ketua DPK JAMAN Musirawas, Rudy Setiyono menuturkan dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan penangkapan ikan dengan cara yang benar dan tidak merusak biota air.
JAMAN juga selalu konsisten dalam pelestarian lingkungan alam, apalagi masalah Air sebagaimana konsep Trilogi Kemandirian salah satunya adalah Kemandirian dan kedaulatan Maritim.

“Kami harapkan aparat penegak Hukum dan juga Pemerintah Kabupaten Musirawas harus tegas dalam masalah ini, jangan sampai masyarakat bertindak sendiri dengan melakukan sweeping sendiri terhadap oknum Penyetrum yang akhirnya terjadi kekacauan serta juga memberikan solusi bagi penangkap ikan agar mendapatkan hasil yang banyak tanpa merusak lingkungan,” pungkasnya.(*)