FKUB Lubuklinggau Belum Keluarkan Rekomendasi Pendirian Vihara Kayuara

by

 

Kabarkite.com, Lubuklinggau (31/7) – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Lubuklinggau belum mengeluarkan surat Rekomendasi atas permohonan ijin pendirian rumah ibadah Vihara Dhamma Ratana di kelurahan Kayuara Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau.

Demikian disampaikan oleh Ketua FKUB Lubukinggau, Drs Ismuridjal Umar M.Si saat rapat dengar pendapat bersama peserta Aksi 317 Penolakan Vihara Kayuara dan Pemkot Lubuklinggau di ruang Oproom Dayang Torek, Selasa (31/7).
“Sampai saat ini Rekomendasi Vihara Kayuara belum kami keluarkan. Tim Verifikasi Faktual FKUB telah bekerja turun ke lapangan untuk memverifikasi persetujuan warga, dan juga yang menolak atas pendirian rumah ibadah di lokasi tersebut. Hasilnya sudah kami Plenokan hari Kamis (26/7) dan Laporan nya sudah kami sampaikan ke Walikota”, Kata Ismu.

Menurut Ismu, Persyaratan Administrasi sudah terpenuhi sesuai PBM 9 dan 8 Tahun 2006, akan tetapi dari sisi tinjauan sosiologis kerukunan di wilayah tersebut belum terpenuhi karena ada nya potensi konflik antara yang setuju dan menolak pembangunan Vihara tersebut.

“FKUB mengharapkan kedua belah pihak untuk cooling down dulu. Baik pihak Pemohon maupun yang Menolak. Untuk tidak melakukan kegiatan apapun terhadap proses perijinan Vihara ini, FKUB selalu mengedepankan dialog agar terciptanya Kerukunan dan tugas kita bersama untuk mencarikan solusi yang terbaik”, tegas Ismuridjal. (Rilis)