KPK Lakukan MONEV Ke Musi Rawas

by
Bupati Musirawas, H Hendra Gunawan bersama Perwakilan Pimpinan KPK

“Jangan ada potongan-potongan di Puskesmas, tugas mereka hanya melayani masyarakat termasuk juga di sekolah-sekolah jangan ada pungutan-pungutan terutama penggunaan dana BOS. Jika ada pungutan-pungutan silahkan lapor KPK” katanya.

Selain itu, Choki panggilan Adliansyah ini juga mengatakan, KPK ingin membangun sistem perencanaan dan penganggaran untuk kedepan dilakukan secara elektronik melalui aplikasi elektronik bukan lagi secara manual.

“KPK ingin sistem perencanaan dan penganggaran kedepan menggunakan aplikasi elektronik. Kita berharap 2019 semua sudah menggunakan aplikasi elektronik,” ujarnya.

Mengapa elektronik, sambungnya, karena untuk mereduksi. Selain itu Choki juga menjelaskan rencana aksi yang dilakukan KPK ini sifatnya transisi, jadi perubahan-perubahan akan dilakukan kedepan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi sehingga upaya KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi melalui pencegahan bisa dilakukan secara maksimal.

“Kita semua harus melakukan semuanya secara maksimal sehingga sistem yang terintegrasi ini bisa terbangun dan masyarakat bisa mengetahui semuanya karena saat ini adalah zamannya keterbukaan dengan kondisi teknologi yang semakin maju,” imbuhnya.

Choki juga memaparkan aplikasi elektronik ini nantinya sudah menggunakan standar satuan harga dan didalamnya sudah ada esensi dan lelang barang dan jasa.

“Jadi tujuan kita adalah ingin mengubah dari manual menjadi elektronik,” katanya.

Melalui kunjungan KPK ke daerah ini diharapkan adanya tata kelolah pemerintahan yang bersih.

“Intinya adalah KPK serius, turun ke Musi Rawas dalam rangka mencegah jangan sampai tiga kali, kalau sudah tiga kali apa boleh buat, cegah lalu tindak,” tegas Choki.(Net)