Nasionalisme Dewan Dipertanyakan

by -39 Views

image

* Paripurna Istimewa Cuma Dihadiri 4 Anggota Dewan.

Kabarkite.com-Musirawas (15/8), Mungkin rasa Nasionalisme anggota DPRD Mura 2009-2014 patut dipertanyakan. Pasalnya saat paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, hanya ada empat dari 33 anggota saja yang hadir.

Kejadian ini terus menerus terjadi setiap tahun ketika mendengarkan pidato kenegaraan Presiden. Pemandangan ini sangat tidak kontras mengingat banyaknya anggota eksekutif yang hadir.

Pantauan diruang sidang paripurna istimewa,Jumat (15/8) sekitar pukul 09.00 WIB begitu eksekutif termasuk Bupati Mura, Ridwan Mukti dan Wakil Bupati Mura, H Hendra Gunawan, berada didalam ruangan, anggota dewan yang hadir berjumlah empat orang. Kondisi ini terus terjadi sampai mendengarkan pidato kenegaraan.

Saat itulah berangsur-angsur anggota dewan datang, jumlahnya hanya 13 anggota dewan. Sementara anggota lainnya belum ada yang datang.

Wakil Ketua II DPRD Mura, Suhari, mengatakan kalau yang hadir pada rapat paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI lebih dari empat orang. Dia tidak mau mengelak mengatakan kalau yang hadir saat acara baru dimulai cuma empat dari 40 dewan.

“Ah….banyak yang hadir, lebih dari empat orang seperti yang dikatakan,”paparnya.

Disinggung masalah Nasionalisme anggota dewan yang tidak hadir , politisi partai PKS ini menegaskan kalau masalah itu, tanyakan saja kepada anggota dewan yang tidak masuk.

“Kalau masalah Nasionalisme, tanyakan saja langsung ke anggota dewan yang tidak hadir,” Anjurnya.

Mengapa ditanyakan kepada yang tidak hadir, karena mereka mengetahui alasan mengapa mereka tidak masuk. Apakah mereka masih memiliki Nasionalisme atau tidak.(Jonif)