Parah! Sungai Keruh Lagi, Aktivis : Curigai Keterlibatan Camat dan Kades

by -1 Views
Berita Terkini

VOSMEDIA.CO.ID_ MURATARA – Sempat jernih setelah dilakukan penertiban oleh Pemda dan gabungan TNI – POLRI, kini Aliran Sungai tampak pekat lagi. Hal itu membuat Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) H. Devi Suhartoni (HDS) Geram.

Menurut Bupati, Pemerintah Daerah mendukung penuh pihak TNI dan POLRI untuk melakukan penindakan untuk menertibkan penambang Emas Ilegal ini.

“Semua sudah saya serahkan Kepolisian untuk ambil tindakan tegas, kami pemerintah hanya support,” tegas Bupati. Selasa (13/7)

Agar tindakan tegas menyelesaikan persoalan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga sampai pada tujuan tidak ada lagi oknum pelaku tambang emas ilegal yang merusak ekosistim alam.

Air Sungai Keruh Lagi, Bupati : Jika Kades dan Camat Terlibat, Tangkap!

Dia menekankan agar Pemerintah Kecamatan dan Desa bertindak professional dengan langkah-langkah kongkrit dan terukur agar persoalan tambang emas ilegal ini dapat teratasi.

“Kades, Camat harus bertangung jawab untuk koordinasi Kepolisian, namun saya terus juga koordinasi kepada pihak kepolisian,” tuturnya

Bahkan Bupati juga meminta aparat yang berwenang melakukan langkah-langkah Hukum, jika ada oknum Kepala Desa atau Camat ataupun oknum-oknum lainnya yang terbukti melakukan penyalahgunaan wewenang demi mendapat keuntungan pribadi, dengan membiarkan Aktifitas perusak lingkungan ini.

“Jika kades dan camat terlibat maka saya meminta untuk di tangkap.” cetus Bupati

Karena ini sudah ranah kepolisian, pihaknya telah melaporkan hal ini kepada Polda Provinsi Sumatera Selatan agar masalah tambang emas ilegal ini dapat diatasi secara baik.

Sungai Keruh ini juga mendapat perhatian khusus dari aktivis mahasiswa yang bergerak dibidang lingkungan.

Rahmat (24) aktivis lingkungan menyebutkan, patut curiga peran Kepala Desa serta Camat di wilayah tercemar perusakan lingkungan yang secara terus menerus ini.

“Besar kemungkinan adanya Indikasi kerja sama dengan penambang ilegal. Maka diperlukan Investigasi lebih lanjut mengenai problematik ini,” ungkapnya

(Edo)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.