Pemetaan Tiga Daerah Rawan Bencana Dan Konflik

by -680 Views
by

image

Foto : Tampak posko pelatihan yang dibuat oleh Kodim 0406 untuk pelatihan evakuasi bencana selasa (20/5).

Kabarkite.com – Lubuklinggau (20/5), Komando Distrik Militer (Kodim) 0406 Kota Lubuklinggau Kabupaten Mura dan Muratara memetakan potensi rawan konflik dan bencana di tiga wilayah kota dan kabupaten dengan menyiapkan personil dan rencana operasi (RO) penanganannya dalam latihan militer Posko 1, di Makodim 0406.

Bupati Muratara, H Akisropi Ayub membacakan sambutan Komandan Korem 044/Garuda Dempo, Kolonel Inf Rochadi mengatakan, metode latihan posko 1 Kodim 0406 meningkatkan kemampuan komandan dan staf melalui prosedur hubungan kerja komandan dan staf merencanakan, menyiapkan rencana operasi bantuan kepada Pemkab setempat khususnya penanggulangan bencana alam.
Sehingga, memberikan aplikasi rencana operasi dan menguji protaf satuan serta komando, kendali, komunikasi dan informasi menunjang kegiatan operasional dilapangan.

“Tingkatkan koordinasi secara profesional dan proporsional yang realistis sesuai dinamika perkembangan lingkungan membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan,”jelas Akisropi Ayub saat menjadi irup latihan posko 1 Kodim 0406, kemarin.

Sementara itu, Kasrem 044/Gapo, Letkol Inf. M Soleh didampingi Dandim 0406, Letkol Arm Wiwin Sugiono mengatakan, latihan Posko 1 kemiliteran menciptakan hubungan komunikasi antara komandan dan staf.

Sehingga, koordinasi dan komunikasi dari personil dilapangan ke komandan. Sehingga dirumuskan rencana operasi (RO) menyelesaikan masalah yang ada dilapangan.

Sehingga komunikasi yang baik antara staf dan komandan dari lapangan menghasilkan (RO) yang akan diberikan Kodim 0406 ke pemerintah setempat menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

“Kita juga melakukan pemetaan wilayah yang rawan bencana dan konflik sosial masyarakat. Nantinya Kodim 0406 juga membuatkan rumuskan terhadap penyelesaian-penyelesaian terkait permasalahan tersebut,”jelas M Soleh.

Dia menambahkan, output dari latihan posko 1 ini menciptakan personil tanggap dan cepat dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan masalah konflik sosial kemasyarakatan yang terjadi.(Jonif)