Pendamping Desa Peduli Bencana Kabupaten Lahat

by -13 Views
Hendra Bakti, Koordinator Kegiatan Bakti Sosial Bencana Alam di Kab Lahat

Kabarkite.com, Lahat (15/1) – Pendamping Desa Kabupaten Lahat mengadakan bakti sosial di daerah Bencana alam tanah longsor dan banjir bandang di Kabupaten Lahat yang terjadi pada tanggal 9 Januari 2020 yang lalu, sebanyak 40 Desa dari 7 Kecamatan yang kena banjir bandang dan Tanah longsor di desa tanjung mulak yang mengakibatkan terputusnya arus lalu lintas kota pagar alam dan kabupaten lahat.

Pasca terjadinya Banjir, Pendamping Desa Kabupaten Lahat cepat tanggap segera melakukan beberapa kegiatan untuk membantu meringankan masyarakat yang tertimpa bencana. Kegiatan dikoordinasikan langsung oleh Tenaga Ahli Prop. Sumsel, Bpk. Hendra Bakti, Tenaga Ahli Kab.Lahat, Syafriansyah), Ketua Forum Pendamping Kab. Lahat, Putra Saputra, yang melibatkan seluruh Tenaga Ahli (TA) , PD (Pendamping Desa), PLD (Pendamping Lokal Desa) Kabupaten Lahat.

Hendra Bakti, menyampaikan dalam rilis media bahwa terdapat beberapa agenda Kegiatan dalam rangka bakti sosial bencana tersebut antara lain Pendirian Posko koordinasi di 3 (tiga) titik , yaitu untuk area Pulau pinang bertempat di Ds Tanjung Sirih Kec. Pulau Pinang, Area Kikim Area bertempat di Desa Gunung Kembang Kec. Kikim Timur, Posko Induk di Kantor TA Kab. Lahat.

selanjutnya Penghimpunan dan membagikan bantuan dari Tenaga Pendamping Kabupaten Lahat dan Tenaga Pendamping se Sumatera Selatan , pembagian bantuan telah dilaksanakan di desa gunung kembang dan desa muara danau Kikim timur.

mengidentifikasi Pasca Banjir, yaitu identifikasi Kerusakan2 akibat banjir baik Kerusakan Sarana Prasarana Dasar, Sosial Dasar, Prasarana Ekonomi Masyarakat Desa, Lingkungan Alam , dan Lingkungan Sosial. Selain Identifikasi Kerusakan fisik dan Infrastruktur, Identifikasi kebutuhan2 yang bersifat mendesak seperti Bahan Makanan, Kebutuhan Balita, Pakaian layak pakai, Alat tulis dan seragam sekolah, dan lain-lain.

dan melakukan advokasi ke desa untuk mencermati hasil musyawarah desa sebagai bahan penentuan Skala Prioritas Penggunaaan Dana Desa tahun anggaran 2020 yang nantinya tertuang dalam APBDES 2020. Percepatan Pencairan dana Desa Instruksi Presiden RI akan dicairkan bulan Januari.

Foto Bersama Pendamping Desa Lahat dan Warga Terkena Bencana Alam Lahat

Dijelaskan oleh Hendra, Sehubungan dengan Pasca banjir. Dana Desa dapat digunakan dalam penanggulangan Bencana Banjir sesuai dengan Regulasi yang ada. Hal ini jelas tertuang dalam Permendesa Nomor 11 Tahun 2019 Pasal 8 , ayat (1)d. Dalam Regulasi tersebut menjelaskan Bahwa Dalam penentuan Skala Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun anggaran 2020 dapat digunakan untuk Pengadaan, pembangunan serta pemeliharaan sarana & Prasarana Lingkungan Alam untuk Kesiap siagaan menghadapi bencana alam, Penanganan bencana alam, dan pelestarian lingkungan hidup.

“Jenis-jenis Kegiatan yang dapat menggunakan Dana Desa 2020 Antara lain,  Kegiatan tanggap darurat bencana, Tempat pengungsian, Pembersihan lingkungan perumahan yang terkena bencana, rehabilitasi dan rekonstruksi lingkungan perumahan yang terkena bencana alam, pembuatan Peta potensi rawan bencana, P3K untuk bencana, APAR, Sarana dan Prasarana untuk penanggulangan bencana yang lainnya.” Ujar Hendra

Adapun percepatan tahapan 2 pengganggaran yang nantinya tertuang dalam APBDES harus sesuai dengan regulasi yang berlaku dan Kegiatan Bakti Sosial dilaksanakan oleh Seluruh Tenaga Pendamping Profesional Desa.(Ril/Rudy)