Perempuan Bangkit Bersama PKB

by

Kabarkite.com – Politik (17/10) – Pemilu 2019 semakin dekat, seluruh calon anggota legislatif mulai menjalankan tahapan sosialisasi guna memperkenalkan diri dan partai nya untuk menarik simpatik rakyat.

Seperti yang di beritakan kabar kite sebelum nya, PKB di dapil 1 Ogan Ilir adalah satu satu nya Partai politik yang mengusung Caleg Perempuan yaitu 5 orang caleg.

Ada yang menarik dari caleg perempuan PKB Dapil Ogan Ilir 1, YUSTINA Nomor urut 3, saat di bincangi kabar kite melalui Whats up nya. YUSTINA adalah mantan buruh pabrik Kenwood Johor Bahru, Malaysia sejak 1998 – 2002. Saya, memutuskan bekerja di Malaysia, mengingat keterbatasan ekonomi keluarga, dan di tanah air sangat sulit mendapatkan pekerjaan yang layak dan upah yang rendah. Kaum perempuan saat itu masih belum mendapat tempat dalam panggung politik, Negara belum hadir membela hak hak kaum perempuan. Di Jawa aktivis buruh Perempuan Dita Indah Sari di vonis 12 tahun penjara oleh rezim orde baru Soeharto, karena aktif membela kaum buruh, baru sekitar tahun 2000, Presiden Gus Dur memberi grasi dan membebaskan aktivis aktivis berani itu, ungkapnya.

Terkait pemilu 2019, saya ber ikhtiar bersama PKB kaum perempuan mesti bangkit, kaum perempuan mesti di dorong maju terlibat seaktif aktifnya ber organisasi, kaum perempuan mesti menggenggam Api nya Kartini, jangan abu nya.

Ada banyak persoalan di desa yang menuntut peran serta kaum perempuan. UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, memberikan ruang partisipasi kepada kaum perempuan untuk terlibat dalam pembangunan di desa sejak tahap perencanaan.

Salah satu tekat saya jika nantinya dimenangkan rakyat pada pileg 2019 adalah fokus pada usaha meninggikan derajat kaum perempuan desa dan berjuang mengembalikan hak hak kaum tani seperti tanah warga SP 2 trans sungai Rambutan yang saat ini belum di dapat.

Bagi saya jadi anggota legislatif itu bukanlah tujuan, tujuan saya, sahabat sekalian dan bangsa ini adalah terwujudnya tatanan masyarakat adil makmur, mohon dukungan dan doakan semoga di rahmati Allah SWT. (Shaker)