Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan UNISA Palembang Sukses Gelar Monev Pemetaan Kurikulum Kebidanan Berstandar Internasional ICM 2024

by -1117 Views

Kabarkite.com, PALEMBANG — Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Palembang dipercaya menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Hasil Pemetaan Kurikulum terhadap ICM Essential Competencies for Midwifery Practice 2024 dan Standar Kompetensi Kebidanan Indonesia (SKKI) 2026. Kegiatan yang dilangsungkan secara luring di Kampus UNISA Palembang pada Sabtu (22/8) ini merupakan komitmen nyata dalam upaya peningkatan mutu lulusan pendidikan bidan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA).

Kegiatan monev ini merupakan tindak lanjut dari Workshop Penyelarasan Kurikulum yang telah dilaksanakan 13-14 Agustus 2026. Pendanaan dan dukungan penuh pada program ini berasal dari kerja sama antara Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah dengan United Nations Population Fund (UNFPA) dan sokongan Global Affairs Canada melalui Project IMPACT (Canada Indonesia Partnership for Advancing Midwifery Competency based Midwifery Education).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas ‘Aisyiyah Palembang, Khorin, SKM., M.Kes., mengapresiasi terpilihnya UNISA Palembang sebagai salah satu kampus pusat pemantauan.
“Kami sangat menyambut baik kehadiran tim monev dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UNISA Palembang. Momentum ini menjadi langkah akselerasi bagi kami untuk memastikan kurikulum kebidanan di UNISA Palembang benar-benar adaptif, berorientasi pada keselamatan ibu dan bayi, serta selaras dengan standar global. Kami berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan hasil rekomendasi dari monev ini demi mewujudkan pendidikan profesi bidan yang unggul dalam perencanaan berkeluarga dan bereproduksi dan berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan.”

Hadir secara langsung memimpin jalannya monev, Ketua Majelis Pendidikan Tinggi (Dikti) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. Sulistyaningsih, S.KM., MH.Kes. Beliau menekankan urgensi kegiatan evaluasi ini sebagai fondasi bagi standarisasi lulusan bidan masa depan.
“Kegiatan monitoring ini adalah langkah strategis yang tidak terpisahkan dari upaya memastikan bahwa kurikulum Program Studi Kebidanan di lingkungan PTMA memiliki keterkaitan yang kuat dengan tuntutan profesi bidan, baik di kancah nasional maupun internasional. Melalui monev ini, kita memverifikasi matriks pemetaan capaian pembelajaran terhadap lima domain kompetensi ICM 2024. Hasilnya akan menjadi dasar bagi Majelis Dikti PP ‘Aisyiyah merumuskan kebijakan penguatan pendidikan kebidanan berkelanjutan.”

Di tempat yang sama, perwakilan dari MPKU PP Muhammadiyah, Yuniar Wardani S.KM., MPH., Ph.D., turut memaparkan visi besar di balik kolaborasi internasional ini. Menurutnya, pemetaan kurikulum bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan pilar untuk mencetak tenaga kesehatan yang siap pakai dan andal.
“Sinergi melalui Project IMPACT bersama UNFPA dan Global Affairs Canada ini dirancang untuk mengembangkan kandidat Center of Excellence (CoE) Pendidikan Profesi Bidan. Kami ingin memastikan setiap program studi mampu menutup kesenjangan (gap) kurikulum yang ada, serta memperkuat rancangan pengalaman belajar klinik dan asesmen kompetensi mahasiswa. Lulusan kita harus siap memberikan asuhan kebidanan yang berpusat pada perempuan (woman-centered care) serta berbasis bukti.”

Selama berlangsungnya monev, tim penilai yang juga didampingi oleh Ketua AIPKEMA, Dr. Dewi Rokhanawati, S.SiT., MPH., melakukan telaah mendalam. Adapun dokumen yang dievaluasi meliputi Matriks Pemetaan CPL-CPMK, Matriks Gap Kurikulum, pemetaan bahan kajian, hingga rancangan pengalaman belajar klinik dan asesmen kompetensi.(*)

Dengan diselenggarakannya monev ini, UNISA Palembang menargetkan penyempurnaan dokumen kurikulumnya dapat segera diselesaikan, sekaligus menjadikan kampus ini selangkah lebih maju sebagai pusat pendidikan kebidanan yang diperhitungkan secara global. (Wita)