Kabarkite.com-Musirawas (31/10),Bertempat digedung Auditorium Pemerintah Kabupaten Musairawas, simulasi pemilihan kepala desa (Kades) yang sekaligus untuk mengenalkan metode BPPT E-voting atau metode penghutungan cepat secara online pemilihan Kades,cara tersebut diterapkan di kabupaten tersebut untuk yang pertama kali dan pertama kali pula diprovinsi sumsel didapatkan dari hasil studi banding di provinsi Bali.
“Cara tersebut kedepan pada pilkades sangatlah dengan adanya penerapan evoting pada setiap pilkades untuk mencegah terjadinya kecurangan yang bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, dengan adanya menggunakan hitung cepat tersebut semua suara hasil pemilihan akan di jamin tidak akan ada kecurangan,” Ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (BPMPD) Rudi Irawan ishak saat menyampaikan sambutannya pada acara sosialisasi tersebut, Kamis (31/10).
Dengan kondisi semakin meningkatnya pendidikan masyarakat dan meningkatnya kwalitas pesta demokrasi, agar perhelatan pilkades lebih baik lagi kedepannya maka pemerintah daerah kabupaten Mura memiliki Ide menggunakan metode E-voting atau penghitungan cepat dan menjamin ketrasparanan perhelatan pada setiap pilkades. ” Sedangkan kerjasama yang terjalain antara pemerintah daerah dengan pihak BPPT, berawal melalui surat Bupati Musirawas kepada Badan pengkajian dan penerapan teknologi (BBPT) nomor 142/1177/III/BPMPD/2012, 5 desember 2012 prihal penerapan E-voting saat pelaksanaan pilkades. Untuk itu hari ini (red,kemarin) pelaksanaan simulasi penggunaan dan cara memilih kita lakukan dihadapat semua pihak,” Jelasnya.
Diungkapkan Rudi, bahwa selain tim dari BPPT dan lainnya di bumi lanserasan seketenan tersebut melalui SKPD yang ada dibentuk pula tim teknis yang terdiri dari BPMPD, dishubkominfo,disdukcapil dan bagian humas setda mura.
“Tak cukup disitu semua tenaga teknis dikabupaten kita sudah menerima pelatihan dipuspitek serpong, sebelumnya selain sosialisasi di auditorium BPMPD juga sudah melakukan sosialisasi dibeberapa desa yang diantaranya yakni didesa F trikoyo dan desa taba rena desa u2 karyadadi,Kita optimis saat metode ini di lakukan semua akan berlangsung aman.” Paparnya.
Total keseluruhan kades yang hadir pada sosialisasi dan simulasi langsung penggunaan E-voting tersebut yakni 268 desa dari 21 kecamatan yang ada dikabupaten setempat.(Rutan)

