Kabarkite.com-Lubuklinggau (26/6), Puluhan murid Sekolah Dasar (SD) Negeri Bunda PKK Kota Lubuk Linggau melakukan unjukrasa dihalaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuk Linggau, Rabu (26/6).
Kedatangan Sejumlah murid SD yang duduk dibangku kelas dua dan tiga tersebut didampingi orang tuanya. Mereka menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau untuk mempertahankan SDN Bunda PKK dan membiarkan sekolah yang baru berdiri sejak 2011 tersebut agar tidak dibubarkan alias tidak di tutup.
“Kami terkejut waktu akan mengambil rapot, kepala sekolah juga melampirkan surat pindah, karena sekolah akan dibubarkan, padahal sekolah ini merupakan sekolah Negeri dan diresmikan oleh Mantan Walikota Lubuklinggau Ridwan Effendi,” ungkap orang tua murid, Zarina Homisa.
Dirinya mengaku sangat menyayangkan rencana pembubaran sekolah. Sebab kualitas pendidikan di SDN Bunda PKK sangat baik. Terlebih masyarakat mulai antusias untuk menjadi peserta di sekolah tersebut.
Menurutnya, akibat tidak ada kejelasan status SDN Bunda PKK membuat anak didik yang duduk dibangku kelas 2 dan tiga hingga sekarang tidak memiliki Nomor Induk Siswa (NIS). Sehingga sangat sulit untuk berpindah ke sekolah yang lainnya.
Sementara itu, Bella (8) pelajar kelas 3 SDN Bunda PPK mengaku sangat sedih dengan bubarnya sekolah tempatnya menimba ilmu tersebut. Karena guru guru sangat baik dan dirinya dapat belajar dengan baik di sekolah tersebut.
“Aku sedih om, sekolah mau dibubarkan, padahal guru gurunya baik baik,” jelasnya sembari menangis.
Sayang dalam aksi unjukrasa untuk kali ketiga yang dilakukan puluhan pelajar SDN Bunda PKK dihalaman kantor DPRD Kota Lubuk Linggau tidak mendapat perhatian dari anggota dewan. Pasalnya para anggota dewan menurut informasi dilapangan tengah melakukan Bimtek keluar kota.(Rutan)

