Deje Kukuhkan Tim Pemenangan Keluarga

by -263 views
LUBUKLINGGAU,Kabarkite :PASANGAN bakal calon (balon) Darmadi Djufri akrab disapa Deje membentuk Tim Keluarga di 72 Kelurahan Kota Lubuklinggau,(13/7) kemarin.”Masing-masing di kelurahan satu orang namun dilihat luas kelurahan sehingga menjadi dua atau tiga orang,”ujar Deje saat membentuk Tim Keluarga di Jalan Depati Said Kelurahan Ulak Lebar, di posko utama Deje.
Menurutnya, ketua tim keluarga yang ada tujuan mengajak para simpatisan mendukung dan memenangkan Deje dalam pilkada Lubuklinggau di tingkat ketua rukun (RT). Dan mempercepat komunikasi antar posko tim pemenangan Deje Elven.
“Kita membangun lebih baik dan maju lagi bukan hanya  mengantarkan Deje. Tetapi kemenangan itu bukan hanya milik Deje Elven tetapi kemenangan rakyat,”jelas dia.
Keyakinan dan optimistis bekerja keras jika 72 ketua tim keluarga di kelurahan  ditingkat RT bisa memenangkan pilkada. Jangan mengiming-imingkan uang atau lainnya karena menjadi bumerang bagi kandidat sendiri. Sehingga, tujuan yang ada mendapat simpatik dari masyarakat bukan pemaksaan.
“Yakinkan masyarakat untuk ikut dan memenangkan Deje Elven di pilkada Lubuklinggau dengan cara-cara yang baik, santun dan bersahabat,”katanya. Politisi PDI Perjuangan menjelaskan, pencalonan ini niat tulus dan ikhlas bukan karena egois  tetapi untuk kepentingan masyarakat lebih maju dan pesat, bukan haus kekuasaan.
Contohnya kecil sekolah saja harus bayar mulai dari Rp1,2 dan Rp3 juta. Jadi untuk apa belum sekolah sudah bayar mahal apalagi sudah sekolah. Sehingga apa guna sekolah gratis dan semuanya gratis jika kenyataan kosong.
“Tidak perlu menjadi pejabat atau wali kota yang berbelit dan banyak aturan, dan wali kota datang bukan merepotkan semuanya termasuk anak sekolah,”kata anggota DPRD Provinsi Sumsel ini.
Sedangkan, Koordinator Tim Keluarga Deje, Suriyan Rusli mengatakan, tim keluarga yang dibentuk berjuang untuk memenangkan pilkada Lubuklinggau pasangan Deje Elven.
“Kami kompak dan bersama-sama dengan keikhlasan serta bekerja diukur dengan uang. Karena jika dinilai dengan material tidak akan berjalan,”pungkasnya.(rutan)