Kabarkite.com, Lubuklinggau – Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, sebuah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan menggelar acara pelepasan bagi ratusan siswa kelas XII.
Acara ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum penting untuk menekankan kesiapan mental lulusan dalam menghadapi dunia industri.
Dijelaskan Jendro Selaku Kepala Sekolah bahwa, Momentum Hardiknas dan Capaian Prestasi Kegiatan yang direncanakan sebagai bagian dari peringatan Hardiknas 2026 ini melepas sebanyak 380 siswa yang berasal dari enam program keahlian berbeda.
Acara tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri oleh tamu undangan VIP, Koordinator Pengawas (Korwas), serta para orang tua murid yang turut menyaksikan berbagai penampilan kreatif dari siswa-siswi.
Dalam sesi wawancara, Pak Jendro selaku perwakilan sekolah juga menyoroti prestasi membanggakan yang diraih oleh angkatan tahun ini. Salah satu capaian yang menonjol adalah adanya siswa yang berhasil menorehkan prestasi di bidang olahraga pencak silat hingga ke tingkat nasional.
Antisipasi Konvoi dan Pengumuman Kelulusan Terkait teknis kelulusan, pihak sekolah mengambil langkah preventif dengan mengatur jadwal pengumuman pada malam hari.
Waktu Pengumuman Hasil kelulusan akan diumumkan secara resmi pada pukul 19.00 WIB.
“Tujuan Kebijakan ini diambil untuk menghindari adanya aksi konvoi atau perayaan berlebihan di jalan raya oleh para siswa,” Ujarnya pada Wartawan (04/05/2026).
Ditambahkannya, Etika dan Karakter sebagai Modal Utama, Pesan utama yang ditekankan dalam pelepasan ini adalah pentingnya keseimbangan antara kemampuan teknis (hard skill) dan perilaku (attitude). Juga Pihak sekolah menyatakan telah secara konsisten menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja keras kepada para siswa selama masa pendidikan.
“Modal utamanya adalah etika dan karakter yang baik. Tidak cukup hanya kepintaran, karena kepintaran bisa dipelajari, namun karakter harus dipupuk sejak dini untuk menghadapi persaingan industri yang sangat keras,” tegas Pak Jendro di akhir sesi wawancara.
Dengan bekal karakter yang kuat, para lulusan diharapkan mampu bersaing secara sehat, baik di dunia kerja maupun saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (Rudi Tanjung)




