H Harfin Gelora, Angin Segar untuk NU: Perpaduan Santri, Birokrat, dan Tokoh Moderat

by -230 Views

Kabarkite.com, Lubuklinggau – Konstelasi menjelang Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) Kota Lubuklinggau yang akan di gelar tanggal 30 Juni 2026 kian menarik perhatian. Salah satu tokoh yang dipastikan maju sebagai calon Ketua Tanfidziah PCNU Kota Lubuklinggau periode 2026–2031 adalah H. Harfin Gelora, S.Ag., M.H.I.—seorang birokrat religius dengan rekam jejak kuat di dunia pesantren dan organisasi keislaman.

Harfin Gelora merupakan alumni Pondok Pesantren Gontor yang juga menyelesaikan pendidikan tinggi di bidang Hukum Islam (M.H.I). Ia berasal dari Kabupaten Musi Rawas dan telah lama aktif dalam aktivitas sosial-keagamaan di wilayah Lubuklinggau dan sekitarnya. Saat ini, ia menjabat sebagai Kasubbag Tata Usaha di Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS).

Ketika mahasiswa H Harfin Gelora pernah menjadi Ketua IPNU Komisariat fakultas Syari’ah IAIN Raden Fatah Palembang dan juga menjadi anggota PMII IAIN Raden Fatah serta Ketua ISNU Kota Lubuklinggau.

Siap Perkuat NU di Ranah Pendidikan dan Sosial-Keagamaan

Dukungan terhadap pencalonan Harfin Gelora datang dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh NU, komunitas santri, hingga para ASN berlatar pesantren. Mereka melihat Harfin sebagai sosok moderat, komunikatif, dan memiliki pemahaman yang utuh tentang manajemen organisasi serta kebutuhan umat di era modern.

“Beliau punya kapasitas dan komitmen yang jelas untuk memajukan NU, khususnya dalam bidang pendidikan dan penguatan keumatan,” ujar salah satu tokoh muda NU yang mendukung pencalonan Harfin.

Visi dan Arah Perjuangan

Meski visi-misi resmi belum dirilis secara formal, namun berdasarkan jejak kontribusinya, Harfin Gelora diprediksi akan membawa lima agenda utama dalam kepemimpinannya jika terpilih:

  1. Mewujudkan tata kelola NU yang transparan dan akuntabel
  2. Meningkatkan kualitas kaderisasi dan regenerasi NU, khususnya di kalangan muda
  3. Membangun sinergi dengan Pemerintah Kota dalam bidang pendidikan dan sosial-keagamaan
  4. Mendorong digitalisasi dakwah dan administrasi organisasi
  5. Memperkuat jaringan pesantren dan madrasah NU di Lubuklinggau

Harapan Baru bagi NU Lubuklinggau

Kehadiran Harfin Gelora di bursa calon ketua PCNU Lubuklinggau disebut sebagai “angin segar” oleh banyak kalangan, karena ia dianggap mampu menjembatani NU struktural dan kultural secara adil dan inklusif.

“Figur seperti Harfin sangat dibutuhkan NU ke depan. Ia punya akarnya di pesantren, pengalamannya di birokrasi, dan keterbukaannya terhadap semua golongan,” tambah salah satu pengamat organisasi Islam lokal.

Dengan latar belakang yang lengkap, mulai dari pesantren, akademik, hingga birokrasi, serta reputasi yang netral dan kolaboratif, H. Harfin Gelora dinilai sebagai kandidat kuat yang siap membawa perubahan positif bagi NU Kota Lubuklinggau lima tahun ke depan.(*)