BAZNAS Kota Lubuklinggau Lakukan Pendampingan Pelaku Usaha UMKM Agar Naik Kelas dan Berhasil

by -263 Views

Kabarkite.com, Lubuklinggai – Tidak hanya memberikan modal, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Lubuklinggau juga melakukan pendampingan intensif agar usaha para penerima manfaat benar-benar berhasil dan naik kelas.

Hal ini ditunjukkan Ketua BAZNAS Kota Lubuklinggau, Marjianto, SH., MH., yang turun langsung mendatangi tempat usaha milik Ibu Eliyana, salah satu penerima manfaat bantuan UMKM BAZNAS di Kelurahan Amula Rahayu, Kecamatan Lubuklinggau Utara.

Ibu Eliyana diketahui merupakan pelaku usaha kuliner yang menjual Soto dan berbagai makanan lainnya.

Kedatangan orang nomor satu di BAZNAS Lubuklinggau tersebut bukan untuk menikmati soto, melainkan untuk melakukan pembinaan dan pendampingan usaha secara langsung.

Di awal pertemuan, Marjianto berdialog dan menanyakan secara detail kendala-kendala yang dihadapi Ibu Eliyana selama menjalankan usahanya.

Ibu Eliyana menyampaikan, meski dagangannya laku setiap hari, namun hasil yang didapat belum sesuai dengan yang diharapkan.

Mendengar hal tersebut, Marjianto langsung memberikan solusi dan strategi agar usaha tersebut bisa berkembang.

“Pelaku UMKM harus punya strategi marketing yang tepat. Di era sekarang, wajib memanfaatkan teknologi untuk pemasaran. Buat akun media sosial, daftar di aplikasi ojek online, jadi jangkauan pembeli lebih luas dan bisa order online,” ujar Marjianto.

Selain strategi pemasaran, Marjianto menekankan tiga kunci utama agar usaha kuliner bisa bersaing.

Pertama, menjaga kualitas rasa makanan secara konsisten. Kedua, menetapkan harga yang kompetitif. Ketiga, menjaga kebersihan dan kerapian tempat usaha.

“Tempat usaha meskipun sederhana dan tidak mewah, tapi kalau bersih, rapi, pembeli akan betah dan tertarik datang lagi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Marjianto juga memberikan pembinaan terkait manajemen keuangan usaha. Menurutnya, ini adalah syarat mutlak agar usaha bisa berhasil dan berkelanjutan.

“Modal usaha, hasil penjualan, belanja bahan baku, keuntungan, semua harus dibukukan dengan rapi dan penuh perhitungan. Jangan campur uang usaha dengan uang pribadi. Kalau keuangannya tertata, kita tahu usaha ini untung atau rugi,” pungkasnya.

Pendampingan ini merupakan komitmen BAZNAS Kota Lubuklinggau untuk memastikan dana zakat yang disalurkan untuk program pemberdayaan UMKM benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi mustahik.(*)