Diduga Oknum Caleg Partai Oposisi Politisir Penerima Program KIP

by -127 views

Kabarkite.com, Lubuklinggau (5/4) – Mendekati hari pencoblosan pemilihan legislatif 2019, berbagai cara dilakukan oleh oknum-oknum caleg untuk mendapat dukungan, tak terkecuali penekanan kepada penerima program pemerintah pusat.

Seperti dikutip media online linggaumetropolis.com, Jumat (5/4) santer isu adanya oknum Caleg dari dua partai oposisi memainkan program pemerintah pusat untuk menekan masyarakat agar memilih dirinya.

Anggota DPRD Lubuklinggau Fraksi PDI Perjuangan, Hambali Lukman, kepada media menyampaikan bahwa saat ini ada oknum Caleg DPRD Kota Lubuklinggau Dapil III (Lubuklinggau Selatan I & II) serta Caleg DPR RI mempolitisir program Indonesia Pintar atau Kartu Indonesia Pintar untuk menekan orang tua siswa penerima KIP.

” Oknum tersebut mengatakan kalau bantuan PIP ingin Cair tolong pilih dia, bahkan ada yang diundang kerumah untuk mengambil dan mengisi form pembukaan Rekening di BNI,”terang Hambali Lukman.

Hambali sangat menyayangkan cara busuk yang dilakukan oknum Caleg dari partai oposisi Pemerintahan Jokowi tersebut sebab KIP merupakan Program Presiden Jokowi.

” Saat ini di Lubuklinggau di sinyalir Program tersebut di politisir oleh pihak-pihak yang sedang berkompetisi 17 April,”ujarnya.

Hambali menegaskan jika siswa sudah terdaftar sebagai penerima KIP, para orang tua jangan takut diintimidasi atau diancam bantuannya tidak cair atau tidak dapat KIP, karna bantuan tersebut memang sudah untuk siswa tersebyt

” Bagi yang di panggil ataupun yang disuruh mengisi form , anda memang sudah terdaftar sebagai penerima PIP, dan anda hanya seolah olah dibantu oleh oknum-oknum tersebut, itu hanya Modus, agar anda memilih oknum yang katanya telah membantu anda,”jelas Hambali.

Sebagai Caleg DPRD Lubuklinggau Dapil Lubuklinggau Selatan I dan Selatan II,Hambali meminta agar sama-sama menjaga ketentraman,kerukunan dan ciptakan pesta demokrasi yang kondusif.(net)