JASMERAH! Tiga Periode Perjalanan Bangsa

by -673 Views
by

image

Oleh : Agus Jabo Priyanto

Kabarkite.com-Opini (22/10), JASMERAH! (Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah). Ada tiga periode besar sejarah perjalanan bangsa kita.
Jaman Bung Karno, seluruh kekuatan diberdayakan untuk membebaskan bangsa dari feodalisme, imperialisme, kolonialisme, kapitalisme, untuk menegakkan Kedaulatan Politik, Kemandirian Ekonomi dan Kepribadian Nasional menuju Indonesia yang adil makmur, lahir batin.

Maka dicetuskan Manipol USDEK, Manifesto Politik : UUD Proklamasi 1945, Sosialisme Indonesia, Ekonomi Terpimpin, Demokrasi Terpimpin, Kepribadian Bangsa, disyahkan MPRS tahun 1960 menjadi GBHN.
Mengapa Demokrasi Terpimpin, hal itu dimaksudkan untuk membuang watak liberal dari demokrasi kapitalis model barat.

Jaman Suharto, walau secara prinsip tidak ada perubahan instrumen negara, namun modal asing mendapatkan ruang kembali melalui UU PMA tahun 1967, dengan doktrin TRI LOGI PEMBANGUNAN, negara beserta perangkatnya digunakan untuk melindungi kepentingan kapital yang sangat ditentang pada jaman Bung Karno.

Reformasi, UUD Proklamasi 1945 diamandemen dengan meninggalkan prinsip-prinsip dalam Preambule yang anti imperialis, kolonialis, kapitalis. Instrumen negara berubah total, dasar serta haluan negara tidak ada.
Sistem demokrasi copy paste demokrasi model barat yang sangat liberal, instrumen bagi kapital. Bangsa Indonesia kehilangan kedaulatan, kemandirian serta kepribadian.

Timbullah dua persoalan besar, pertama sumber daya alam dikuasai kapital, baik kapital asing maupun kapital komprador, kedua korupsi, pejabat komprador, mafia dan perampok APBN.
Munculah politik dinasti, menggunakan jabatan dan pengaruhnya untuk memperkuat posisi, memperjuangkan kepentingan kelompok.

Kekacauan demi kekacauan akan terus terjadi, karena gesekan antar kelompok.
Mengapa demikian? Karena kita kehilangan kepribadian bangsa, kepribadian yang membentuk Indonesia merdeka dan berdaulat membangun sistem ekonominya, sistem politiknya, sistem kebudayaannya, apa kepribadian bangsa itu, yaitu PANCASILA! (Red)

Salam Gotong Royong