Kabarkite.com, Lubuklinggau – Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lubuklinggau, 29 – 30 Juni 2026, nama Ust. Mazroil, S.Pd.I menjadi salah satu figur yang banyak diperbincangkan di kalangan warga Nahdliyin. Alumni Pondok Pesantren Walisongo Singkut ini dinilai memiliki kapasitas, pengalaman organisasi, serta rekam jejak pengabdian yang cukup panjang dalam tubuh Nahdlatul Ulama.
Saat ini, Ust. Mazroil dikenal sebagai salah satu pengurus inti PCNU Kota Lubuklinggau. Dalam berbagai periode kepengurusan, ia aktif menjalankan roda organisasi dan pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris PCNU Kota Lubuklinggau, posisi yang menuntut kemampuan administrasi, koordinasi, serta komunikasi antar lembaga dan badan otonom NU.
Sebagai kader yang lahir dari tradisi pesantren, Ust. Mazroil membawa nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah yang kuat. Pendidikan pesantren yang ditempuh di Pondok Pesantren Walisongo Singkut membentuk karakter kepemimpinan yang mengedepankan musyawarah, moderasi, dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.
Dalam perjalanan organisasinya, Ust. Mazroil juga dikenal aktif dalam berbagai agenda keumatan dan kebangsaan. Kiprahnya sebagai Sekretaris PCNU Kota Lubuklinggau telah menempatkannya sebagai salah satu kader yang memahami dinamika internal organisasi sekaligus kebutuhan warga Nahdliyin di tingkat akar rumput.
Menjelang Konfercab, namanya masuk dalam jajaran kader potensial yang dinilai layak memimpin PCNU Kota Lubuklinggau. Sejumlah pengamat dan tokoh NU menilai bahwa pengalaman organisasi, latar belakang pendidikan pesantren, serta kedekatannya dengan berbagai elemen NU menjadi modal penting untuk membawa organisasi semakin maju dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Visi Kepemimpinan
Apabila mendapatkan amanah sebagai Ketua Tanfidziah PCNU Kota Lubuklinggau, Ust. Mazroil diharapkan mampu:
1. Memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat MWC dan ranting.
2. Meningkatkan kualitas kaderisasi Nahdlatul Ulama.
3. Memperkuat sinergi antara ulama, umara/pemerintah, dan masyarakat.
4. Mengembangkan program pemberdayaan ekonomi warga Nahdliyin.
5. Menjaga tradisi keagamaan Aswaja An-Nahdliyah yang moderat, toleran, dan rahmatan lil alamin.
Dengan pengalaman panjang di struktur organisasi serta latar belakang pesantren yang kuat, Ust. Mazroil, S.Pd.I hadir sebagai salah satu figur representatif generasi kader NU yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan PCNU Kota Lubuklinggau menuju organisasi yang semakin maju, mandiri, dan bermanfaat bagi umat.(*)
Jelang Konfercab PCNU Lubuklinggau, Nama Ust. Mazroil Mencuat sebagai Kandidat Kuat





