Kabarkite.com-Empatlawang (25/10), Kades Terusan Lama, Kecamatan Tebing Tinggi, Jakfar Rozi (50) dan Irwan Effendi, nyaris tewas akibat ditusuk bandit yang melarikan diri usai diamankan di rumahnya, Jumat (25/10), sekitar pukul 01.30 WIB.
Akibatnya, keduanya mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kiri dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit DR Sobirin Kabupaten Musi Rawas.
Informasi yang dihimpun di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kronologis kejadian bermula saat saksi mata Yan melihat kecurigaan dua orang tak dikenal sedang jalan kaki di jalan setapak Desa Terusan Lama, sekitar pukul 01.00 WIB.
Merasa curiga, Yan melaporkan hal tersebut kepada warga yang kebetulan lagi kumpul acara hajatan salah seorang warga. Wargapun akhirnya mengamankan keduanya ke rumah Kades, Rozi sapaan akrab Jakfar Rozi.
Nah, cerita Yan, di depan rumah kades, beberapa warga menginterogasi keduanya, namun saat interogasi salah seorang berpura-pura menumpang buang air kecil di belakang rumah Kades.
“Kami interogasi pengakuan dari rumah Fitri dan akan pulang ke rumah Yd, setelah kami tanya rumah Fitri gak kenal dengan orang ini, nah mulai curiga, kami tambah curiga lagi saat yang satunya kencing, ternyata membuang bor leter T ke belakang, bukan malah kencing, lalu ke depan rumah lagi ternyata, pelaku ini berusaha kabur saat masyarakat tau,” jelas Yan.
Setelah yang satu melarikan diri, pelaku yang sedang diinterogasi warga ikut melarikan diri dengan mengeluarkan pisau disamping dadanya, lalu menghujamkan pisau ke perut Irwan Effendi. Usai menghujamkan pisau ke perut Irwan Effendi, Rozi turun dari rumah berusaha menenangkan pelaku, namun Rozi ketiban sial ditusuklah oleh pelaku.
“Pelaku yang satu sudah kabur, yang ngancungkan pisau juga kabur, kami takut karena pelaku ini ngacung-ngacungkan pisau ke kami,” terang Yan.
Kapolres Empat Lawang, AKBP Ridwan melalui Kasat Reskrim, AKP Nanang Supriyatna ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian penyerangan yang menyebabkan dua korban tersebut. Pihaknya sudah terjun ke TKP dan memintai keterangan beberapa warga.
“Kasus ini sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian, identitas dua tersangka sudah diketahui. Kita belum bisa memastikan modusnya, namun bisa mengarah kepada percobaan pencurian, karena ditemukan warga alat bor T,” ungkapnya.(Tono)
