Kadinkes Bantah TPP Tenaga Medis Dialihkan Untuk Pesta Dangdut Meriahkan HUT Kota Lubuklinggau Ke-22

Lubuklinggau438 Views

*Erwin Benarkan TPP Tenaga Medis RS SA Tujuh Bulan Belum Dibayarkan

Kabarkite.com, LUBUKLINGGAU- Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Lubuklinggau Erwin Armeidi, secara gamblang menampil mengenai anggaran Tunjangan Profesi Pekerjaan (TPP) Jasa Pelayanan Kesehatan tenaga medis RS Siti Aisyah (SA) yang belum dibayar sengaja dicoret atau alihkan untuk pelaksanaan kegiatan lain.

“Tudingan bahwa anggaran tunjangan profesi tenaga kesehatan dicoret atau dialihkan untuk kegiatan lain sama sekali tidak benar, termasuk katanya dipakai untuk penyelenggaraan pesta dangdut dalam rangka HUT ke-22 Kota Lubuklinggau beberapa waktu lalu,” Tegas Erwin, Kamis (11/01/2024).

Dilansir dari media sosial Diskominfo Kota Setempat, klarifikasi dari Kadinkes itu dia sampaikan menanggapi beredarnya informasi bahwa tenaga medis RSUD Siti Aisyah Kota Lubuklinggau. mengeluhkan lantaran hak mereka atau tunjangan profesi pekerja mereka sudah tujuh bulan belum dibayarkan oleh Pemkot Lubuklinggau, sebagaimana dilansir salah satu media edisi Rabu (10/01/2024) kemarin.

Namun Kadinkes, membenarkan jika insentif atau tunjangan profesi para tenaga media di RS SA untuk tujuh bulan benar belum dibayarkan.

“terima kasih dan mengapresiasi para tenaga medis di RSUD Siti Aisyah sekaligus berpesan agar tetap semangat dalam melayani pasien,” Ungkapnya.

Lebih luas lagi Erwin menjelaskan, sudah ada perwakilan tenaga medis RSUD Siti Aisyah melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Lubuklinggau, H Trisko Defriyansa.

Bahkan saat audiensi itu, Pj Wako memastikan kalau tunjangan profesi mereka (para medis) akan dibayar tahun ini.

Sementara disisi lain, pihak RSUD Siti Aisyah juga telah berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Lubuklinggau untuk memastikan kalau anggaran tunjangan profesi atau insentif para medis akan dibayar pada 2024.

Erwin pun meyakini bahwa penyelenggaraan lomba dangdut dalam rangka HUT ke-22 Kota Lubuklinggau yang diselenggarakan beberapa waktu lalu sama sekali tidak menggunakan dana dari APBD Kota Lubuklinggau.

Sebagaimana diketahui, salah seorang tenaga medis di RSUD Siti Aisyah sebagaimana dilansir dari laman KORAN linggaupos.ID menuding bahwa anggaran tunjangan profesi mereka diduga dialihkan untuk kegiatan lain. Namun sumber itu tidak tahu dialihkan untuk kegiatan apa.

“Anggaran tunjangan profesi kami dicoret oleh Kadiskes dan dialihkan untuk kegiatan lain. Kami tidak minta diprioritaskan tapi setidaknya yang sudah menjadi hak kami tolong diberikan,” ucap sumber tersebut.(*)