Lengkapi Berkas Perkara, Penyidik Jatanras Lakukan Rekontruksi Percobaan Pembunuhan Anggota DPRD Muratara

Muratara182 Views

Kabarkite.com, Palembang – Cukup viral karena kasus upaya percobaan pembunuhan yang dialami Anggota DPRD Kabupaten Muratara, Firsa Lakoni, pada 20 September 2022 lalu sempat menjadi tranding diberbagai media online dan cetak.

Perkembangan kasus percobaan pembunuhan itu saat ini, ditangani Penyidik Unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, dan sudah dilakukan rekonstruksi atau reka ulang atas kasus percobaan pembunuhan terhadap Anggota DPRD Muratara itu.

Rekontruksi percobaan pembunuhan ini memperagakan 17 adegan, yang dilakukan dihalaman lapangan tembak Mapolda Sumsel Senin, 24/10/22).
Dalam rekontruksi tersebut penyidik, menghadirkan dua tersangka langsung yakni Medi Arsyah (34) dan Herdi alias Eng (36) yang sebelumnya ditangkap di daerah Dayeu Kolot, Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Bahkan, proses rekontruksi percobaan pembunuhan itu, dihadiri secara langsung oleh anggota DPRD Muratara, Firsa Lakoni yang merupakan korban atas tindakan percobaan pembunuhan ini.

Dalam rekontruksi percobaan pembunuhan ini diketahui, kalau tembakan tersangka Medi tidak meletus, sehingga korban selamat.

“Rekontruksi ulang ini kita lakukan untuk melengkapi berkas perkara yang akan segera kita kirimkan ke Kejaksaan Tinggi,” kata Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika SIK MH Senin siang, (24/10/22).

Sebelumnya, Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Muratara Provinsi Sumatera Selatan, Firsyah H Lakoni mendatangi Mapolres Muratara.

Dia melaporkan peristiwa dugaan percobaan pembunuhan terhadap dirinya oleh Orang Tidak Dikenal (OTD), Rabu (21/9/2022). Laporan itu diterima petugas Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Nomor lapor : STPL/B-34/IX/2022/SPK.


“Benar saya telah melaporkan peristiwa tersebut. Supaya pelaku bisa segera ditangkap,” kata Politisi Nasdem Kabupaten Musi Rawas ini, Kamis (22/9/2022).

Firsyah H Lakoni menyebutkan, pengancaman penembakan tersebut di seputaran jembatan Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Selasa malam (20/9/2022) sekira pukul 23:00 WIB.
Saat itu, sebelumnya Firsyah berbincang dengan para pemuda desa dan terlihat sebuah mobil terparkir di pinggir jalan. Tak lama kemudian mobil tersebut pergi. Selesai ngobrol ia pun berencana berkeliling desa.

“Saya memantau dan melihat kondisi Pilkades di wilayah Rawas Ilir,” jelasnya.

Setelah mendekati jembatan tersebut kembali terlihat mobil yang terparkir disebelah sisi kanan jalan dan kuat dugaan mobil tersebut merupakan mobil sebelumnya pada waktu berbincang dengan pemuda desa.
Bermaksud menyapa dan membuka jendela mobil, terlihat salah satu orang yang duduk di sebelah kiri dalam mobil menodongkan senjata yang dipegang dengan dua tangan serta melakukan tembakan.

“Alhamdulillah, sebanyak Empat kali dia menembak berkat lindungan Allah SWT, tidak ada yang meletus. Saya tanya, siapa yang mau kalian tembak, mereka pun langsung kabur,” ungkapnya.

Laporan resmi disampaikan ke Polres Muratara, dan berharap segera ditindak lanjuti dan menangkap para pelaku.

“Saya merasa keselamatan saya terancam. Coba bayangkan apa yang terjadi bila senjata itu meletus,” ungkap mantan Ketua DPD Nasdem Muratara ini. (RD/SMSI)

Comment