Longsor, Desa Tanjung Tiga Terisolir

by -868 Views
by

image

Foto : Jalan Putus Akibat Longsor di Desa Tanjung Tiga Muaraenim.

“Pemkab Datangkan Alat Berat”

Kabarkite.com – Muaraenim (26/3), Longsor yang menimbun badan jalan menuju  Desa Tanjung Tiga Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muaraenim yang terjadi dua hari lalu   saat ini kondisinya masih  dalam proses evakuasi sehingga desa masih dalam posisi terisolir.

Jalan yang tertimbun longsoran material tanah  sepanjang 40 meter menuju Desa Tanjung Tiga Kecamatan SDU yang terjadi  pada hari Senin 23/3 lalu  sekitar pukul 17.00 wib   hingga saat ini masih tertutup. “Ujar Camat SDU Drs. Tasman, 26/3.

Dikatakan,Tasman  tertutupnya akses jalan tersebut dikarena longsoran tanah yang menghantam  seluruh badan jalan sehingga sangat mustahil untuk dapat dikerjakan secara manual, kalaupun bisa hanya terbatas pada akses untuk lalu lalang masyarakat terlebih saat ini hujan semakin sering 

Longsor yang menghantam badan jalan terdapat 7 titik, mulai  dari Desa Perencul menuju Desa Tanjung Tiga,  namun lokasi longsor yang terparah hanya satu titik hingga menutup semua badan jalan tersebut. Sedang untuk   penangananannya harus menggunakan alat berat.terangnya

Sementara yang 6 titik, jelas Tasman,  karena longsoran kecil sudah di bersihkan masyarakat setempat  secara gotong royong.

“Saat ini, Pemkab Muaraenim melalui dinas terkait sudah mengirimkan alat berat yang sekarang  masih dalam perjalanan menuju lokasi.”Terangnya.

Kepala Desa Tanjung Tiga Yuhadi, membenarkan saat ini pihaknya bersama Tim  dari Muaraenim sudah berada dilokasi. Dan masih menunggu alat berat yang masih dalam perjalanan.

Dikatakan Yuhadi, untuk sementara ini  arus lalu lintas menuju desa tersebut masih  lumpuh karena material yang terdiri tanah bercampur bebatuan dan semak-semak menutup semua badan jalan.

Kemudian mengenai aktifitas warga ketika mau masuk dan keluar yang menggunakan kendaraan roda dua terpaksa harus di gotong, sedang untuk roda empat tidak bisa lewat sama sekali.”Ungkap Yuhadi

“Sambung Yuhadi,  Masyarakat yang akan  mengeluarkan hasil bumi seperti kopi, kayu manis, sayuran terpaksa harus di oper ke kendaraan yang sudah menunggu di sebelah lokasi longsor.

Berkemungkinan besok akses jalan tersebut sudah bisa dilalui oleh masyarakat karena menurut informasi tim,  bahwa setibanya alat dilokasi akan langsung bekerja. “‘Pungkasnya.(Jazzi)