PTPN 7 Tebenan Akan Bangun Rumah Masia 

by -792 views

Kabarkite.com, Betung (11/3)  Perusahaan perkebunan karet PTPN 7 Tebenan yang terletak di Desa Suka Mulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin. Akan segera membantu membangun tempat tinggal atau rumah yang layak untuk Masia (56) dan keluarganya, sebagai bentuk kepedulian terhadap korban musibah kebakaran yang terjadi pada 25 Oktober 2015 tersebut. 

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Manajer PTPN 7 Tebenan Bagus 
Barusoko SP ketika meninjau langsung tempat tinggal Masia bersama tim 
dari Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin, dan tim kesehatan dari Puskesmas Betung Kota pada Jum’at (11/3), kemarin. 

“Kita nanti akan ajak masyarakat di sini untuk membangunkan tempat tinggal yang layak untuk ibu Masia dan anak anaknya,” kata Bagus, kemarin. 

Lebih lanjut dikatakan Bagus, jika pihak PTPN 7 Tebenan nantinya juga akan membikin WC yang layak untuk keluarga Masia tersebut. 

“Selain akan membantu membangunkan tempat tinggal layak huni, nanti kita juga akan membangun WC yang layak. Ini demi kesehatan keluarga ibu Masia ini,” tambahnya. 

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Roni Utama melalui Kabid Bantuan Jaminan Sosial (Banjamsos) menjelaskan, jika Pemerintah Kabupaten Banyuasin siap membantu ibu Masia dan keluarganya untuk dibawa ke panti sosial. Namun sayangnya, ibu Masia bersikeras untuk tinggal di wilayah tersebut. 

“Setelah bantuan yang diserahkan kemarin, kita juga sengaja datang 
hari ini. Selain untuk berkoordinasi dengan pihak PTPN 7 Tebenan, juga 
menawarkan supaya ibu Masia mau diajak ke panti. Namun dia bersikeras untuk tetap tinggal di wilayah tersebut,” terangnya. 

Sementara Kepala Desa Suka Mulya Eko Susanto melalui Ketua RT 26 
Daniel (37), mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah 
ikut peduli dengan nasib warganya tersebut. 

“Untuk semua pihak yang telah membantu dan peduli dengan warga kami ini, tentunya kami ucapkan ribuan terima kasih,” katanya. 

Daniel juga menjelaskan, jika selama ini, ibu Maisa dibantu oleh warga 
sekitar secara swadaya. “Untuk mencukupi kebutuhannya sehari hari, 
maka kami warga di sini membantunya secara swadaya, dan saling membantu,” pungkasnya. (Frackes)