Tidak Ada Pengamanan Extra, Pasca Kerusuhan Rutan Bengkulu

Empatlawang680 Views

Kabarkite.com, Tebingtinggi (28/3) – Paska terjadinya kerusuhan yang menyebabkan terbakarnya Rumah Tahanan (Rutan) di Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu. Tidak berpengaruh pada Rutan Tebing Tinggi Empat Lawang, kondisinya masih tetap seperti biasanya, tidak ada peningkatan keamanan yang berlebihan atau pengamanan extra. Begitu pula pada jumlah petugas keamanan di Rutan tidak ada penambahan.

Kepala Cabang Rutan Tebing Tinggi, Abdul Hakim Amer  melalui Kasubsi Pelayanan dan Pengelolaan, Sukma Amri mengatakan, pengamanan masih seperti biasa. Tidak ada pengaman ekstra, sebab tidak ada gejolak.

“Keamanan tidak diperketat, petugas jaga dalam sehari masih dua orang, tiga shift. Pukul 13.00 WIB sampai 19.00 WIB, pukul 19.00 WIB sampai07.00 WIB dan pukul 07.00 WIB sampai 13.00 WIB,” jelasnya kepada wartawan kabarkite.com, Senin (28/3).

Dikatakannya, saat ini belum ada pihak BNN Kabupaten Empat Lawang melakukan sidak ke dalam rutan. Sedangkan pihak Polres Empat Lawang sudah sering sidak namun hanya kontrol-kontrol saja untuk mengisis laporan.

“Sidak itu diharuskan, tidak bisa tidak. Walaupun tidak ada laporan tetap harus sidak. Polres sering melakukan sidak tapi kontrol-kontrol saja isi laporan. Tapi kalau BNN belum pernah,” bebernya.

Kata Amri, rutan tidak meminta kepada polres maupun BNN untuk melakukan sidak. Namun, jika sidak sudah dilakukan kedua instansi tersebut, pihak rutan tidak bisa menolak

Mengenai jumlah penghuni rutan saat ini sekitar 151 orang tahanan. Jumlah tersebut sudah over kapasitas, sebab kapasitas rutan hanya 92 orang tahanan. Bahkan pihak rutan sudah memindahkan 13 tahanan narkoba ke Rutan Narkoba di Muara Beliti, Musi Rawas (Mura).

“Semuanya tahanan narkoba yang hukumannya cukup besar yang di pindah ke Muara Beliti itu. Meskipun ada tahanan yang dipindah, rutan masih tetap over kapasitas,” pungkasnya. (fr)

Comment