Kabarkite.com, PALEMBANG — Sebanyak 97 calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
Pelaksanaan UKK dijadwalkan berlangsung di Hotel Santika Premiere Palembang pada 30 April hingga 1 Mei 2026. Proses seleksi tersebut akan dipimpin langsung empat tim penguji dari DPP PKB.
Mereka di antaranya Ketua Bidang Eksekutif dan Legislatif DPP PKB Prof Dr Halim Iskandar, Ketua Bidang Organisasi, Informasi dan Komunikasi DPP PKB Dr H Imam Syukri, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr H Lalu Hadrian Irfani, serta Idham Arsyad.
Ketua DPW PKB Sumsel, H Nasrul Halim mengatakan, UKK ini merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Cabang (Muscab) serentak yang sebelumnya telah dilaksanakan di seluruh daerah di Sumsel.
“InsyaAllah ada 97 peserta yang akan mengikuti UKK. Mereka merupakan calon-calon ketua DPC PKB dari 17 kabupaten/kota di Sumsel,” ujar Nasrul Halim, Rabu (29/4/2026).
Menurut pria yang akrab disapa Alung itu, UKK menjadi tahapan penting bagi DPP PKB untuk menilai kapasitas dan kualitas para calon pemimpin partai di daerah.
Ia menjelaskan, proses seleksi meliputi tes tertulis, psikotes hingga wawancara mendalam terkait kepemimpinan dan visi pengembangan partai.
“DPP ingin melihat sejauh mana kapasitas calon ketua DPC, mulai dari karakter kepemimpinan, kepribadian, hingga program kerja yang akan dijalankan ketika memimpin PKB di daerah masing-masing,” jelasnya.
Alung menegaskan, ketua DPC yang nantinya terpilih diharapkan mampu membawa PKB semakin besar dan kuat di wilayahnya masing-masing, terutama menghadapi Pemilu Legislatif mendatang.
“Fokus utamanya tentu peningkatan kursi DPRD kabupaten/kota, sekaligus ikut memenangkan Pilpres dan Pilkada,” katanya.
Tak hanya itu, para calon ketua DPC juga akan dibebani kontrak kinerja selama masa kepemimpinan lima tahun ke depan. Program dan target yang disampaikan saat UKK nantinya akan menjadi bahan evaluasi DPP.
“Kalau target yang disepakati bersama tidak tercapai, tentu akan ada evaluasi dari DPP. Jadi ada komitmen yang harus dijalankan,” tegas anggota DPRD Sumsel tersebut.
Beberapa poin utama yang menjadi perhatian dalam UKK antara lain penguatan struktur partai hingga tingkat PAC dan ranting, kaderisasi, pelatihan kader loyalis, serta strategi peningkatan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
Selain itu, setiap calon ketua juga diminta menyiapkan program kerja konkret untuk memperkuat kehadiran PKB di tengah masyarakat.
“Politik kehadiran itu penting. Kader dan anggota legislatif PKB harus hadir membantu masyarakat agar semakin dicintai rakyat,” tandasnya.
Saat ini, PKB tercatat memiliki total 62 kursi DPRD kabupaten/kota di Sumsel, kecuali di Kota Prabumulih yang masih belum memiliki keterwakilan.
Karena itu, DPW PKB Sumsel menargetkan peningkatan signifikan menjadi 80 kursi DPRD pada pemilu mendatang.
“Kami ingin seluruh daerah, termasuk Prabumulih, punya kader PKB di DPRD. Target ke depan 80 kursi, dan itu harus didukung struktur partai yang kuat serta pemimpin yang dekat dengan masyarakat,” pungkas Alung.(*)
97 Calon Ketua DPC PKB se-Sumsel Jalani UKK di Palembang, DPP Siapkan Kontrak Kinerja dan Target 80 Kursi DPRD
