Banyaknya Kejanggalan, KAPB Desak Penyelenggara Pemilu Bekerja Profesional

by -138 views

Kabarkite.com, Musirawas (29/4) – Koalisi Advokat untuk Pemilu Bersih (KAPB) meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Musi Rawas untuk benar-benar bekerja profesional dalam mewujudkan Pemilu bersih.

Desakan ini dilakukan setelah ditemukanya beberapa kejangalan – kejangalan dalam proses Pleno penghitungan Suara dari tingkat PPS sampai dengan PPK yang sedang dalam proses saat ini.

Thomas, SH Kordinator KAIPB mengatakan hal yang tidak lazim dalam penghitungan suara di semua tahapan baik di kpps dan ppk. Ujarnya dalam siaran pers Senin (29/4)

” Bahwa banyak sekali kekisruhan tentang hasil rekapitulasi dan hasil di C1 DA1 dan Rekap Bawaslu di semua tingkatan. Bahwa dalam penemuan kami ada sejumlah hasil rekapitulasi di PPK tidak singkron hasil penjumlaan dan prolehan caleg dan partai baik di C1, DA1, dan rekap Panwas. ” Ujarnya

Dijelaskan Thomas bahwa banyaknya penundaan Pleno oleh PPK contoh PPK Muara Kelingi hingga saat ini belum selesai Pleno. Selain itu dalam penghitungan hasil rekap di semua tingkatan kami mensinyalir adanya permainan yang mengindikasi kecurangan dalam penyelenggara Pemilu kali ini perlu mendapatkan perhatian dan penelaaan secara mendalam oleh penyelenggara.
Bahwa kejadian rekapitulasi di Kecamatan Muara Lakitan, Muara Kelinggi, Megang Sakti, Dan Tugu Mulyo, kuat dugaan kami telah terjadi konspirasi Politik melawan hukum untuk mengubah hasil rekapitulasi di KPPS dan C1.

“Menangapi hal tersebut maka KAPB bersama masyarakat meminta agar penyelenggara pemilu Bawaslu dan KPU terkhusus Di kabupaten Musi Rawas untuk Membuka Kotak Suara pada Kotak Suara pada Pleno KPU berikutnya agar dugaan kami tentang tiindakan melawan hukum dalam pelaksanaan pemilu legislatif tahun 2019 tidak terjadi dan terlaksana Pemilu yang jujur dan adil.”,Tutupnya.(Rilis)