Bupati Mura Tinjau Lokasi PT GPU Dan PT SKE

Uncategorized422 Views

*Bupati Keluarkan Status QUO
MUSI RAWAS,kabarkite : AKHIRNYA setelah berbagai desakan dari masyarakat dan toko pemuda serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Musirawas (Mura),yang meminta pihak pemerintah kabupaten Mura Bupati Mura H.Ridwan Mukti beserta istansi terkait untuk menyelesaikan tindakan arogansi Bupati Muba yang telah mencabut plang nama PT. Gorbi Putra Utama Dan PT.Sentosa Kurnia Energi (SKE) yang juga sudah mencaplok tanah hingga kewilayah kabupaten Mura. Membuat Bupati Musirawas H Ridwan Mukti kemarin (sabtu 4/8) Turun tangan Langsung kelokasi dan melihat sejauhmana kebenaran tentang persoalan yang terjadi di desa beringin makmur 2 kecamatan Rawas Ilir tersebut.

Dari data yang berhasil di himpun oleh wartawan koran ini, melalui kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Pemerintah Kabupaten Mura Fresli menjelaskan, memang Bupati dan istansi terkait baik itu asisten I dan semua unsur di pemerintah yang terkait hari ini (red,Kemarin) langsung melakukan peninjauan kelokasi yang saat ini menjadi rebutan oleh kedua perusahaan terbut. ” Kalau berdasarkan data yang kita Miliki memang benar adanya kalau PT. SKE yang bersetatus di bawah naungan pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, sudah merambah masuk kewilayah kabupaten Mura dan saat ini Bupati memberikan status QUO kepada perusahaan tersebut agar tidak menggarap tanah yang ada di wilayah itu sebelum semuanya mendapatkan kepastian hukum yang tetap dan saat ini kedua perusahaan itu di stop dulu aktifitasnya, sebelum mendapatkan kepastian hukum tanah yang ada di wilayah itu tidak boleh di garap,” Jelas Kabag Humas Fresli Kepada Kabarkite.com kemarin.

Diungkapkannya,bahwa alat berat dari perusahaan PT SKE yang sudah merambah kewilayah kabupaten Mura, saat ini sudah pihaknya stop dan diminta untuk di tarik kembali dari lokasi tanah yang memang faktanya masuk kewilayah kabupaten Mura. ” Bupatipun memerintahkan asisten I yang membidangi pemerintah untuk menyelesaiakan dan mempasilitasi kedua perusahaan ini agar persoalan ini dapat segera menemui penyelesaian dengan baik, tentunya dengan melibatkan pihak pemkab Muba dan kamipun sudah mengirimkan surat kepada pihak Pemkab Muba untuk mencari solusi tentang persoalan ini,”ungkapnya.

Selain itu,Tambahnya, Bupati H.Ridwan Mukti Juga Meminta masyarakat yang ada di wilayah itu untuk tetap tenang dan jangan sampai terpancing oleh hembusan isu-isu yang bisa membuat terjadinya konflik antara masyarakat,karena biar bagaimanapun ini adalah ranah pemerintahan jadi biarkan pemerintah yang akan menyelesaikan hal ini. “Yang pasti pemerintah kabupaten Mura Tidak akan tinggal diam dengan kondisi ini,jelas dengan keakraban Bupati Ridwan Mukti dan H.fahri selama ini. Kedua pemerintahan yang ada sekarang, akan mempasilitasi kedua perusahaan ini agar semuanya selesai dengan baik tanpa adanya konflik sesuai dengan harapan kita semua,”tegasnya.

Sementara itu Ali sadikin Asisten I Pemerintah Kabupaten Musirawas Menyebutkan, bahwa saat ini dirinya terus melakukan komunikasi kepada pihak Asisten I Kabupaten Muba, untuk mencari solusi terbaik untuk ke dua daerah itu.”tinggal lagi untuk langkah selanjutnya menentukan jadwal kapan pertemuan akan kami lakukan,kalau saat ini belum bisa menentukan jadwalnya.karena masih dalam suasana Bulan Puasa,karena belum begitu pokus sebab dalam suasana Ibadah,”Kata Ali Sadikin.

Sebelumnya, pada tanggal 2 Agustus Masyarakat Beringin Makmur 2 Kecamatan Rawas Ilir kabupaten Musirawas dan pekerja PT Gorby Putra Utama (GPU) nyaris bentrok dengan pekerja alat berat PT Sentosa Kurnia Energi (SKE), di sekitar Disposal 1 wilayah itu.Pemicunyapun di karenakan alat berat PT SKE masuk kedalam areal PT GBU. Arogansi  PT SKE memasang kabel listrik di areal batas konsesi PT GPU yang membahayakan dan memancing reaksi masyarakat dan pekerja sekitar Akhirnya masyarakat dan pekerja PT GPU mengusir keluar alat berat PT SKE dari lokasi tambang meski terjadi perdebatan dan tidak terjadi adu fisik. (rutan)

Comment