PB.KOMDES Sosialisasi Kebijakan Strategis OJK Tahun 2019

by -251 views

Kabarkite.com, OI – Pengurus Besar Konsentrasi Membangun Desa (PB KOMDES) kemarin, Rabu, 27 Februari 2019 bertempat di desa Permata Baru Kecamatan Indralaya Utara Ogan Ilir.

Yustina selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa acara sosialisasi ini diikuti 1000 peserta terdiri dari unsur masyarakat, pengurus BUMDesa, pedagang pasar desa, kelompok pengajian. Kegiatan ini dirangkai dengan Istiqhosah sebagai upaya meminta ridho Allah SWT agar pembangunan di desa berjalan baik.

Acara ini di hadiri pembicara oleh Eka Subakti Ketua Umum PB KOMDES, Bertu Merlas anggota Komisi XI DPR RI, Mochamad Subandi Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, dan KH. Ahmad Nahrowi, Ketua PC Nahdatul Ulama Ogan Ilir.

Eka Subakti, yang juga TA Madya Pengelolaan Keuangan Desa KPP P3MD Provinsi Sumsel, menyampaikan bahwa di Sumatera Selatan sekitar 100 BUMDesa bergerak di bidang finansial seperti perguliran dana kepada UMKM di desa.

“Berdasarkan UU No. 1 tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro, mesti terdaftar di OJK dan mempunyai badan hukum. Hal ini sedang kita advokasi melalui pendamping desa yang di tugaskan Kementerian Desa PDT di Sumsel.”Kata Eka.

Selanjutnya, Bertu Merlas yang merupakan anggota Komisi XI DPR RI menyampaikan bahwa saat ini pemerintah sedang fokus pada pengembangan BUMDesa, yang alokasi penyertaan modal nya di bersumber dari Dana Desa yang di transfer melalui rekening pusat ke rekening kas umum daerah.

“Urusan keuangan negara ini menjadi tupoksi komisi XI DPR RI yang menjadi mitra kemenkeu RI.”, Ujarnya.

Sementara, Mochamad Subandi dari OJK menyampaikan BUMDesa merupakan program prioritas yang akan di dampingi OJK sebagai bagian dari kebijakan strategis OJK tahun 2019 dan melalui PB KOMDES silakan di tindaklanjuti.

Sebagai penutup KH. Ahmad Nahrowi selaku ketua NU Ogan Ilir menyampaikan bahwa pembangunan mesti mendapat ridho Allah SWT, agar bermanfaat bagi masyarakat banyak. Kegiatan Istiqhosah seperti ini perlu terus di selenggarakan karena bernilai positif bagi masyarakat. (Rilis/sakir)