Sopir Keluhkan ‘Mafia Minyak’ di SPBU Simpang Semambang: Antre dari Pagi, Diserobot Kendaraan Siluman!

by -332 Views

Kabarkite.com, MUSI RAWAS – Sebuah unggahan video dari akun Facebook Susanto Anto mendadak viral setelah merekam aksi protes seorang sopir yang merasa dizalimi saat mengantre BBM di SPBU Simpang Semambang, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas. Dalam video berdurasi lebih dari satu menit tersebut, terdengar suara pria yang meluapkan kekecewaannya terhadap ketidakteraturan dan dugaan praktik menyimpang di lokasi tersebut.

Poin-Poin Keluhan Utama:

Antrean yang Diserobot: Pengunggah video mengaku sudah mengantre sejak pagi buta, namun hingga siang hari belum juga mendapatkan giliran. Ia mengeluhkan banyaknya kendaraan yang tiba-tiba “nyucuk buntut” atau menyerobot antrean tanpa mengikuti prosedur yang benar.

Dugaan Praktik Mafia: Dalam narasinya, ia menyebut adanya “Mafia Minyak” yang diduga bekerja sama dengan oknum tertentu sehingga bisa mendapatkan akses BBM lebih mudah dibandingkan masyarakat atau sopir biasa yang taat aturan.

Aparat Diminta Bertindak: Pengunggah secara lantang meminta tolong kepada aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk menertibkan situasi di SPBU tersebut. Ia berharap hukum ditegakkan secara adil dan tidak hanya tajam ke bawah.

Hanya Minta Hak Sesuai Aturan: Pria tersebut menegaskan bahwa dirinya hanya ingin membeli BBM sesuai kuota barcode (sekitar Rp400.000) dan tidak setiap hari melakukan pengisian. Namun, ia merasa haknya terhambat oleh ketidakteraturan yang terjadi.

Harapan Masyarakat

Video ini memicu reaksi beragam dari netizen yang juga merasakan hal serupa. Warga berharap pihak SPBU dan otoritas terkait segera melakukan evaluasi agar distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak dikuasai oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi dengan cara melanggar hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola SPBU Simpang Semambang terkait keluhan yang viral di media sosial tersebut. (RD)