Ketua KPUD Kota Lubuklinggau Diminta Mundur, Polisi Ambil langkah Tegas Bubarkan Massa Anarkis

Lubuklinggau584 Views

Kabarkite.com, Lubuklinggau – Tidak dapat terelakkan bentrokan massa dengan polisi sekitar 8.35 selasa (10/10/23) hal itu terjadi di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Dampak dari itu dinyatakan dua orang di tembak oleh Tim Anarkis Brimob pada peristiwa itu, Sedangka. Dari pihak kepolisi juga dilaporkan luka-luka akibat lemparan batu dari pihak massa.

Melansir dari linggaupos.disway.id bentrok itu terjadi Awalnya sekelompok massa, menyambangi KPU Lubuklinggau untuk menuntut penghitungan suara ulang di salah satu TPS yang ada di kota setempat.
Dalam aksinya, pengunjuk rasa terus melakukan orasi dan massa terus meringsek. Sehingga petugas berusaha menenangkan massa. Namun upaya itu tidak indahkan oleh massa, sehingga berujung anarkis dan Massa membakar ban.

Melalui orasinya massa juga menuntut agar Ketua KPU Kota Lubuklinggau mundur dari jabatannya. Aksi massa makin tak terkendali. Hingga akhirnya petugas membubarkan massa yang anarkis. Sejumlah provokator dalam aksi tersebut juga berhasil diamankan petugas.

Tetapi kejadi bentrok antara pengunjuk rasa dan pihak kepolisian tersebut , bukanlah kejadi sebenarnya melainkan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar pihak Polres Kota Lubuklinggau di depan kantor KPUD.

Wakapolres Lubuklinggau Kompol H Asep menjelaskan, simulasi itu dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan pihaknya dan stakeholder terkait, jika terjadi kerusuhan.

Diprediksi pelaksanakan pemilu di Lubuklinggau tidak berlangsung baik-baik saja. Bahkan diperkirakan akan terjadi bentrok antara polisi dengan massa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lubuklinggau.

“Untuk mengantisipasi itulah hari ini, Polres Lubuklinggau melaksanakan simulasi Sispampakot (Sistem Pengamanan Kota) didepan kantor KPU,” Ujar Waka Polres Kompol Asep pada awak media.

Diungkapkannya Seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam simulasi sispamkota ini, dibuat seolah-oleh terjadi bentrokan. Sehingga polisi pun membubarkan massa.Namun sebelum, dilaksanakan simulasi sispamkota, Polres Lubuklinggau sehari sebelumnya, Senin (9/10/23) melaksanakan Tactical Floor Game (TFG). TFG ini, dilakukan juga dalam rangka mempersiapkan strategi pengamanan untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Selain itu, TFG ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan Pemilu 2024.

Kompol H Asep Supriyadi menyatakan bahwa, untuk mencapai tujuan Operasi Mantap Brata Musi 2023-2024, diperlukan kebersamaan, sinergitas, komunikasi, dan koordinasi yang baik antara lembaga dan instansi terkait.
Hal ini bertujuan agar permasalahan yang pernah terjadi pada Pemilu sebelumnya tidak akan muncul kembali, dan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan damai dan tertib sesuai harapan.

Ditegaskannya, Polres Lubuklinggau berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam menjaga proses demokrasi ini agar berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sedangkan pihak Pemerintah Kota H Trisko Defriyansa selaku Pj Wali Kota Lubuklinggau, sangat mengapresiasi jajaran Polres Lubuklinggau, Kodim 0406 dan linmas yang melaksanakan kegiatan Sispamkota pada hari ini (red).

Menurutnya, simulasi ini penting, dalam persiapan penanganan pelaksanaan Pemilu nantinya, Sesuai paparan Bawaslu Sumsel, Indeks kerawan Pemilu di Lubuklinggau senilai 9.20 atau termasuk kategori cukup rendah.

“Meski begitu, kita semua harus tetap waspada dan terus mencermati perkembangan dan dinamika. Apalagi kini telah memuncul berbagai isu seperti isu data pemilih, mohon kepada penyelenggara agar jangan sampai menjadi sumber masalah. Belum lagi isu blackcampaign dan distribusi logistik,” Ungkapnya.

Selain itu, Wako menyampaikan bahwa saat ini telah ditandatangani alokasi anggaran untuk pilkada serentak 2024. Ia berharap semoga bisa segera dilaksanakan penandatanganan NPHD.

H Trisko Defriansyah, juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kondusif di Kota Lubuklinggau sehingga dapat mempertahankan zero konflik di Bumi Sebiduk Semare.

“Semoga pada waktunya nanti pemilu serentak tahun mendatang dapat berjalan lancar , kondusif sesuai dengan apa yang di harapkan semua pihak. Oleh karenanya saya harapkan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mendukung dan menciptakan hal ini,”Pungkasnya. (RD)