Pembangunan Jembatan Gantung Multifungsi Desa Pelawe Tak Kunjung Selesai

Berita, Musirawas888 Views

Kabarkite.com, MUSI RAWAS,- Pembangunan jembatan gantung multifungsi Sungai Musi di Desa Pelawe Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas Propinsi Sumatera Selatan diduga bermasalah. Soalnya pembangunan jembatan tesebut sudah empat tahapan pengerjaannya, tapi sampai sekarang belum selesai juga pengerjaannya.

Dilansir dari Media Pilarsumsel.com, Jembatan tersebut mulai dilaksanakan pertama kali pada tahun 2017 dengan nilai anggaran lebih kurang 19 Miliar rupiah.

Hal tersebut diungkapkan warga pelawe Saparudin yasa saat dimintai komentarnya, Rabu (28/9/22).
” Pembangunan jembatan gantung multifungsi Sungai Musi di Desa Pelawe dimulai pada tahun 2017, tapi sampai saat ini belum selesai juga pengerjaannya. yang ada bangunannya hanya berupa tiang jembatan dan beton. Diperkirakan untuk penahan tali jika rentang tali jembatan itu nantinya terpasang,” jelas Saparudin.

Lanjut Saparudin mengatakan, dirinya terkejut, rupanya anggaran pembangunan jembatan tersebut sudah empat tahapan dengan nilai lebih kurang 19 Miliar rupiah, saya mengetahui ini ketika melihat LPSE PU Bina Marga Kabupaten Musi Rawas.

” Pertanyaan yang membuat saya dan warga tercengang dan kaget, apakah dengan dana lebih kurang 19 miliar rupiah itu cocok dengan hasil pembangunan yang ada empat tahap anggaran masa Bupati lama,”kata Saparudin.

Dia menambahkan, dirinya terkejut lagi pada masa kepemimpinan Bupati baru saat ini di duga kuat didalam APBD Kabupaten Musi Rawas tahun 2022 dianggarkan tahap V untuk pembangunan jembatan gantung multifungsi di Desa Pelawe itu, tapi sampai saat ini tahap V menurut warga belum ada lanjutan pembangunannya.

” Untuk membuktikan layak atau tidak, ada pelanggaran atau tidak dalam pembangunan jembatan gantung multifungsi Sungai Musi di Desa Pelawe ini, sebaiknya dilaporkan saja pada Ketua BPK dan Kepala Kejaksaan Agung RI, untuk langsung membentuk tim khusus dari pusat, tinjau dan cek bangunan dilokasi, audit anggaran, jika di temukan ada pelanggaran tegakkan aturan hukum supaya ada efek Jera,” ungkap Saparudin.

Sementara itu Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Musi Rawas Alawiyah saat dimintai komentarnya Sampai berita ini di tayangkan tidak bisa ditemui, kata staffnya, ibu lagi rapat bersama kepala bidang (Kabid) di ruangannya.
” Ibu kadis lagi rapat, tolong diisi saja buku tamu, kalau sudah habis rapat akan saya kasih tau kak,”ucapnya.
Sangat disayangkan, walaupun rapat sudah selesai, dan wartawan media ini menunggu hampir 1 jam lebih, ibu kadis belum juga menerima wartawan media ini. (Net)