Kantor PUPR Muratara Kembali Disegel Paksa Oleh Warga

by -180 Views

Kabarkite.com, Muratara (3/7) – Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) di Muara Rupit kembali ditutup paksa oleh sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya, Rabu (3/7) pagi.

Sebelumnya, dua bulan yang lalu kantor tersebut juga dilakukan penutupan paksa dan penyegelan oleh sekelompok orang yang belakangan diketahui para pemborong terkait permasalahan proyek pembangunan.

Dikutip dari halaman online Silampari Media, Hari ini kantor yang mengurus masalah pembangunan infrastruktur daerah itu kembali ditutup dengan cara pintu besi geser kantor digembok dan disegel dengan kertas putih bertulisan ‘Hadirkan Heru dan Lantang”.

Diketahui, Lantang adalah nama panggilan dari Erdius Lantang yang merupakan Kepala Dinas PUPR Muratara dan Heru merupakan salah seorang yang menjabat sebagai kepala bidang di dinas tersebut.

Sementara pantauan Silampari Media di lapangan, sejumlah pegawai Dinas PUPR Muratara baik yang berstatus PNS maupun TKS terlihat duduk bersantai di sekitar halaman kantor sembari menunggu kantor terbuka.

“Kami masih menunggu sampai dibuka, pekerjaan sedang banyak di dalam, kalau seperti ini pekerjaan kami menjadi terhambat,” kata salah seorang pegawai yang enggan namanya ditulis.

Dia mengaku dipaksa keluar kantor oleh sekelompok orang yang datang secara tiba-tiba ingin menyegel kantor tersebut. Lantaran tidak ingin menambah masalah, ia bersama pegawai lainnya pun akhirnya keluar kantor.

Akibat dari penyegelan kantor itu kata dia, aktivitas perkantoran di Dinas PUPR Kabupaten Muratara menjadi terganggu. “Aktivitas perkantoran pastinya terganggu, apalagi pekerjaan sedang banyak,” katanya.

Informasi yang berhasil dihimpun, kantor itu ditutup sejak pukul 08.30 WIB hingga pukul 10.30 WIB masih tertutup rapat. Namun belum diketahui secara pasti apa latar belakang dari penutupan kantor tersebut.

Banyak selentingan di Masyarakat bahwa PUPR terindikasi berbagi proyek yang tidak sesuai janji.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Muratara, Erdius Lantang ketika dikonfirmasi awak media Silampari Media melalui sambungan telepon tidak bisa terhubung. Hingga berita ini tayang, pihak terkait belum memberikan keterangan.(net)